Adrien Rabiot, Rekrutan Rp137 Miliar yang Mengubah Wajah AC Milan
Gia Yuda Pradana | 7 Januari 2026 17:00
Bola.net - AC Milan membuat langkah senyap, tapi krusial, pada bursa transfer musim panas dengan mendatangkan Adrien Rabiot. Gelandang Prancis itu diboyong dengan biaya €7 juta (Rp137 miliar) dan langsung memberi dampak signifikan bagi permainan tim.
AC Milan sebelumnya juga menambah pengalaman lewat kedatangan Luka Modric yang berstatus bebas transfer. Akan tetapi, kontribusi Rabiot justru terasa paling konsisten dalam membentuk keseimbangan permainan Rossoneri.
AC Milan belum tersentuh kekalahan di Serie A/Liga Italia setiap kali Rabiot berada di lapangan. Fakta ini semakin memperkuat perannya sebagai figur kunci dalam struktur tim Massimiliano Allegri.
Peran Krusial Rabiot di Jantung Permainan AC Milan

Rabiot membawa paket komplet yang jarang dimiliki satu gelandang dalam satu sosok. Ia kuat secara fisik, rapi dalam teknik, serta mampu membaca situasi permainan dengan tingkat kedewasaan tinggi.
Kemampuannya bermain di berbagai peran membuat AC Milan lebih fleksibel dalam mengatur tempo. Rabiot bisa turun membantu pertahanan, tapi juga naik mendukung progresi bola ke sepertiga akhir.
Kombinasinya dengan Luka Modric menciptakan keseimbangan antara kontrol dan intensitas. Keduanya bukan hanya piawai saat menguasai bola, tapi juga disiplin ketika harus bekerja tanpa bola.
Dari segi stamina, Rabiot tampil seperti mesin yang tak kehabisan tenaga sepanjang laga. Ia mampu menjaga intensitas selama 90 menit lebih tanpa kehilangan ketajaman pengambilan keputusan.
Rabiot, Investasi Murah AC Milan dengan Dampak Mahal

Rabiot direkrut AC Milan dari Marseille dengan biaya €7 juta, atau sekitar Rp137 miliar berdasarkan kurs terbaru sekitar Rp19.600 per euro. Nilai ini menjadikannya pembelian berbayar terpenting Milan pada musim panas ini, karena Modric datang secara gratis.
Investasi tersebut terasa sangat efisien jika melihat kontribusinya di Serie A. AC Milan belum pernah kalah di liga saat Rabiot berada di lapangan.
Satu-satunya kekalahan Milan adalah di Coppa Italia melawan Lazio. Namun, di kompetisi liga, kehadiran Rabiot selalu berbanding lurus dengan kestabilan hasil.
Kontribusi gol memang belum menjadi kekuatan utamanya. Akan tetapi, sepakan jarak jauh ke gawang Torino membuktikan bahwa ia tetap memiliki ancaman ofensif yang nyata.
AC Milan selama ini dikenal piawai memaksimalkan rekrutan dengan biaya terukur. Rabiot menjadi contoh nyata bahwa nilai transfer tidak selalu menentukan besarnya pengaruh di lapangan.
Dengan konsistensi dan pengaruh taktis yang ia bawa, Rabiot layak dipandang sebagai salah satu rekrutan terpenting AC Milan dalam beberapa tahun terakhir. Jika performanya terjaga, ia berpotensi menjadi fondasi utama ambisi Rossoneri ke depan.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
AC Milan Paksa Cagliari Bertekuk Lutut, Filosofi Permainan Allegri Terlihat Secara Utuh
AC Milan dan Pola Mencetak Gol dari Shot on Target Pertama
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
8 Negara Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2025: Mbeumo dan Pemain-pemain Kunci Lain akan Absen Lebih Lama dari Klub
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Venezia vs Inter 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 10:08
-
Prediksi Milan vs Bologna 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 09:13
-
Prediksi Torino vs Como 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 12:10
-
Prediksi Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 11:16
-
Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 10:39
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






