Akhir Leg Pertama 16 Besar Liga Champions: 3 Klub Serie A Kompak Keluhkan Wasit
Yaumil Azis | 26 Februari 2021 00:01
Bola.net - Rangkaian leg pertama babak 16 besar Liga Champions resmi berakhir pada Kamis (25/2/2021) dinihari. Dalam periode ini, tiga klub Serie A yakni Juventus, Lazio dan Atalanta kompak mengeluhkan keberpihakan wasit.
Juventus menjalani laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada pekan lalu, dengan Porto sebagai lawannya. Bermain di Estadio do Dragao, juara bertahan Serie A tersebut kalah dengan skor 1-2.
Sementara itu, Lazio bertemu Bayern Munchen pada pekan ini dan menelan kekalahan telak 1-4. Atalanta bertemu raksasa Spanyol, Real Madrid, pada Kamis (25/2/2021) dinihari dan kalah dengan skor tipis 0-1.
Kekalahan bukanlah satu-satunya kesamaan yang dimiliki oleh ketiga perwakilan Italia tersebut. Pelatih dari masing-masing tim juga mengeluhkan kepemimpinan wasit ketika bertemu awak media usai pertandingan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Keluhan Andrea Pirlo
Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, meyakini kalau Juventus seharusnya mendapatkan penalti di detik-detik akhir laga. Ia yakin kalau jegalan yang dilakukan Chancel Mbemba terhadap Cristiano Ronaldo merupakan sebuah pelanggaran.
Sayangnya, wasit memilih untuk tidak meninjau kejadian tersebut lewat tayangan ulang VAR. Menurut penjelasan yang didapatkan Pirlo, wasit tidak mengindahkan momen tersebut karena merasa kalau pertandingan telah berakhir.
"Buat saya itu jelas penalti. Wasit memberikan penjelasan kepada kami, dengan mengatakan bahwa pertandingan telah berakhir dan oleh karenanya neggan melihat kejadiannya," tutur Pirlo, seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Itu aneh, karena saat ada kesempatan yang bisa mengubah permainan, anda seharusnya melihat dan punya keberanian untuk memberikan penalti, meskipun itu terjadi pada detik-detik akhir," sambungnya.
Atalanta dan Lazio Merasa Dirugikan
Pelatih Lazio, Simone Inzaghi, juga merasa kalau klubnya pantas mendapatkan penalti. Tepatnya saat mereka baru tertinggal 0-1, di mana Sergej Milinkovic-Savic terlihat dijatuhkan oleh Jerome Boateng di kotak terlarang.
"Kemungkinan saat masih 0-1, ada sebuah penalti yang bisa menguntungkan kami, tapi kekalahan ini bakalan membantu kami dalam jalur pertumbuhan dan utnuk memahami bahwa kami belum siap untuk laga tertentu," ucapnya.
Sementara itu, Atalanta merasa dirugikan ketika salah satu pemainnya, Remo Freuler, diganjar kartu merah pada menit ke-17. Gian Piero Gasperini selaku pelatih mengungkapkan perasaan kecewanya kepada wasit dengan cukup gamblang.
"Permainan telah hancur. Musim lalu, setelah kekacauan, aturan handsball telah diselesaikan. Sekarang kami punya godaan untuk menghapus segala bentuk kontak dalam sepak bola dan itu adalah aksi bunuh diri dalam olahraga," katanya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Kartu Merah ke Pemain Atalanta Dianggap Terlalu Berlebihan, Setuju?
- Cetak Gol Kemenangan Real Madrid, Ferland Mendy Malah Bingung Sendiri
- Atalanta Main 10 Orang Lawan Real Madrid, Apakah Kartu Merah Itu Adil?
- Menang atas Atletico, Kapten Chelsea Enggan Puas Diri
- Menang Susah Payah Lawan Atalanta, Real Madrid Tetap Pantas Dapat Pujian
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Italia Masih Punya Penyakit Lama yang Belum Sembuh, Apa Itu?
Piala Dunia 31 Maret 2026, 15:09
LATEST UPDATE
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
-
Final Four Proliga 2026 Memasuki Fase Krusial
Voli 1 April 2026, 19:28
-
Lewandowski hingga Donnarumma, 6 Bintang Top Absen di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 19:28
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45

















