Akibat Tragedi Morosini, Klub Italia Diminta Persiapkan Alat Pacu Jantung
Editor Bolanet | 17 April 2012 18:25
- Petinggi liga sepak bola divisi ketiga dan keempat Italia, mengancam membatalkan pertandingan-pertandingan pada akhir pekan ini, kecuali setiap tim memberikan jaminan bahwa stadion mereka memiliki alat pacu jantung.
Presiden Lega Pro, Francesco Ghirelli, mengatakan bahwa ia ingin klub-klub memastikan bahwa mereka memiliki alat tersebut, setelah pada akhir pekan silam pemain Livorno, Piermario Morosini, meninggal dunia setelah ambruk pada pertandingan divisi kedua di Pescara.
Pada Kamis, kami menginginkan pernyataan tertulis dari para presiden klub seperti yang telah disetujui pada awal musim, bahwa akan terdapat alat pacu jantung di lapangan, jika tidak tidak akan ada pertandingan pada Minggu, kata Ghirelli.
Automated External Defibrillators (AED) dapat menjadi perangkat penting untuk menyelamatkan hidup orang, dengan memberikan sengatan listrik pada beberapa kasus serangan jantung.
Sebelumnya sudah disepakati bahwa alat tersebut harus terdapat di lapangan atau pada ambulans yang selalu siap siaga pada setiap pertandingan sepak bola profesional di Italia, namun hal itu tidak wajib pada ajang olahraga level remaja atau amatir.
Penggunaan alat pacu jantung di Pescara pada Sabtu dilaporkan terlambat sekitar tiga menit, karena ambulans yang akan memasuki stadion terhalang mobil polisi yang parkir di depan pintu masuk.
Bagaimanapun, alat tersebut tidak dapat digunakan pada pemain, jika jantungnya telah berhenti berdetak.
Alat pacu jantung digunakan jika jantung masih aktif dan dapat diaplikasikan pada kasus-kasus di mana pola denyut jantung telah membahayakan jiwa. Penggunaannya ditujukan untuk membuat jantung kembali berdetak sesuai pola yang umum.
Menurut Yayasan Jantung Inggris, peluang orang yang terkena serangan jantung untuk bertahan hidup menurun 14 persen untuk setiap menit, jika alat pacu jantung tidak digunakan.
Setelah kasus kematian Morosini, presiden Federasi Sepak bola Italia (FIGC) Giancarlo Abate, telah berjanji untuk meningkatkan penggunaan alat pacu jantung di stadion sepak bola, meski tidak memberikan perincian spesifik. (afp/lex)
Presiden Lega Pro, Francesco Ghirelli, mengatakan bahwa ia ingin klub-klub memastikan bahwa mereka memiliki alat tersebut, setelah pada akhir pekan silam pemain Livorno, Piermario Morosini, meninggal dunia setelah ambruk pada pertandingan divisi kedua di Pescara.
Pada Kamis, kami menginginkan pernyataan tertulis dari para presiden klub seperti yang telah disetujui pada awal musim, bahwa akan terdapat alat pacu jantung di lapangan, jika tidak tidak akan ada pertandingan pada Minggu, kata Ghirelli.
Automated External Defibrillators (AED) dapat menjadi perangkat penting untuk menyelamatkan hidup orang, dengan memberikan sengatan listrik pada beberapa kasus serangan jantung.
Sebelumnya sudah disepakati bahwa alat tersebut harus terdapat di lapangan atau pada ambulans yang selalu siap siaga pada setiap pertandingan sepak bola profesional di Italia, namun hal itu tidak wajib pada ajang olahraga level remaja atau amatir.
Penggunaan alat pacu jantung di Pescara pada Sabtu dilaporkan terlambat sekitar tiga menit, karena ambulans yang akan memasuki stadion terhalang mobil polisi yang parkir di depan pintu masuk.
Bagaimanapun, alat tersebut tidak dapat digunakan pada pemain, jika jantungnya telah berhenti berdetak.
Alat pacu jantung digunakan jika jantung masih aktif dan dapat diaplikasikan pada kasus-kasus di mana pola denyut jantung telah membahayakan jiwa. Penggunaannya ditujukan untuk membuat jantung kembali berdetak sesuai pola yang umum.
Menurut Yayasan Jantung Inggris, peluang orang yang terkena serangan jantung untuk bertahan hidup menurun 14 persen untuk setiap menit, jika alat pacu jantung tidak digunakan.
Setelah kasus kematian Morosini, presiden Federasi Sepak bola Italia (FIGC) Giancarlo Abate, telah berjanji untuk meningkatkan penggunaan alat pacu jantung di stadion sepak bola, meski tidak memberikan perincian spesifik. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Arah Baru Strategi Transfer Juventus Bersama Giovanni Carnevali: Lebih Banyak Pemain Italia
Liga Italia 24 September 2026, 00:22
-
Manuver Deco untuk Bawa JJ Gabriel ke Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 23:26
-
Bukan Pepesan Kosong, MU Mulai Jalin Komunikasi dengan Antonio Conte
Liga Inggris 23 September 2026, 22:28
-
Barcelona Resmi Amankan Talenta Portugal Berusia 16 Tahun, Dany Freire
Liga Spanyol 23 September 2026, 22:14
-
Diminati Juventus, Arsenal Menolak Lepas Noni Madueke
Liga Inggris 23 September 2026, 22:03
-
Sempat Tertunda, MU Segera Mulai Pembangunan 'New Trafford'
Liga Inggris 23 September 2026, 21:53
-
Gokil! Dapat Kontrak Baru, Declan Rice Jadi Pemain Termahal Kedua di Arsenal?
Liga Inggris 23 September 2026, 21:43
-
Michael Carrick Diminta Kembalikan Matheus Cunha ke Sayap Kiri: Dia Gak Cocok Jadi No 9!
Liga Inggris 23 September 2026, 21:32
-
Masih Ingat David Alaba? Dia Bakal Merumput di Serie A!
Liga Italia 23 September 2026, 21:22
-
Rodri Langsung Jadi Pilar Barcelona, Real Madrid-pun Frustrasi
Liga Spanyol 23 September 2026, 21:15
-
Xavi Tegaskan Status Mattjijs De Ligt di Timnas Belanda: Masih Jadi Sosok yang Penting?
Liga Inggris 23 September 2026, 21:13
-
Bocoran Wayne Rooney: JJ Gabriel Sudah Lama Mau Cabut dari MU!
Liga Inggris 23 September 2026, 21:04
-
Inikah Pengganti JJ Gabriel di Manchester United?
Liga Inggris 23 September 2026, 20:52
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


