Alasan Milan Kini Utamakan Hojlund daripada Vlahovic: Situasi, Gaji, Risiko Transfer
Gia Yuda Pradana | 11 Agustus 2025 12:29
Bola.net - Jelang kick-off musim baru, AC Milan masih mencari striker tambahan untuk melengkapi skuad. Saat ini, Santiago Gimenez menjadi satu-satunya penyerang murni yang dimiliki, membuat manajemen bergerak cepat. Dari sekian nama, Rasmus Hojlund kini mengungguli Dusan Vlahovic dalam daftar incaran utama.
Kondisi ini dipicu lambatnya perkembangan situasi Vlahovic di Juventus. Milan tak mau menunggu hingga bursa transfer nyaris tutup tanpa kepastian di posisi sepenting penyerang. Risiko kehilangan waktu dan kesempatan menjadi alasan kuat untuk beralih fokus.
Sebaliknya, jalur menuju Hojlund tampak lebih terbuka. Manchester United sudah mengamankan Benjamin Sesko dan siap melepas sang striker dengan status pinjaman. Inilah awal dari tiga alasan utama Milan lebih mendorong transfer Hojlund ketimbang Vlahovic.
Situasi Transfer Lebih Mudah
Vlahovic terikat masalah rumit di Juventus, yang masih menunggu kemungkinan kembalinya Kolo Muani sebelum melepasnya. Proses ini jelas makan waktu dan penuh ketidakpastian. Di lain pihak, Hojlund lebih mudah dilepas karena MU sudah punya pengganti.
Milan tak perlu menunggu kepastian yang mungkin tak datang dalam waktu dekat. Peminjaman Hojlund bisa segera dilakukan tanpa hambatan berarti.
Dengan musim di ambang pintu, kecepatan menjadi kunci. Transfer Hojlund menawarkan kepastian waktu yang tidak dimiliki opsi Vlahovic.
Beban Gaji Lebih Ringan
Vlahovic menerima gaji €12 juta per tahun (sekitar Rp212 miliar), jauh di atas gaji tertinggi Milan yang dipegang Rafael Leao, yakni €7 juta plus bonus (sekitar Rp123 miliar). Angka ini membuat struktur gaji klub rawan goyah.
Meskipun Vlahovic mau memangkas gajinya, potongan yang dibutuhkan sangat besar dan berpotensi mempersulit negosiasi. Ini menjadi penghalang serius dalam proses transfer.
Hojlund hanya mengantongi sekitar seperempat dari gaji Vlahovic sehingga lebih sesuai dengan kemampuan finansial Milan. Perbedaan ini membuat opsi Hojlund jauh lebih realistis.
Skema Peminjaman yang Menguntungkan
Juventus ingin menjual Vlahovic secara permanen dengan harga minimal €20 juta (sekitar Rp354 miliar) agar tak kehilangan dia gratis musim depan. Sebaliknya, Hojlund bisa direkrut lewat pinjaman €4 juta (sekitar Rp70 miliar) dengan opsi tebus €40 juta (sekitar Rp708 miliar).
Skema seperti ini memberi Milan waktu untuk menilai performa sang striker sebelum mengambil keputusan besar. Risiko finansial pun bisa ditekan seminimal mungkin.
Bagi Milan, ini adalah formula aman. Jika Hojlund bersinar, opsi tebus bisa diaktifkan; jika tidak, ia bisa dikembalikan tanpa beban besar.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Sempre Milan
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Chelsea 4-1 Milan: Tiga Catatan dari Laga Penutup Pramusim Rossoneri
Chelsea 4-1 Milan: Bukan Bencana, Ini Cuma Sepak Bola Musim Panas
Performa Starting XI Milan saat Ditahan Leeds: Dari Blunder Kiper hingga Aksi Pemain Muda
Malick Thiaw dari AC Milan ke Newcastle Here We Go: Transfer Cepat Bernilai Rp700-an Miliar
Hasil Everton vs Roma: Matias Soule Nodai Stadion Anyar The Toffees
Hasil Leeds vs Milan: Debut Jashari, Kehadiran Modric, Gol Gimenez, dan Skor Imbang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







