Allegri Bicara Soal Hari Pertamanya di Juventus dan Kehebatan Mandzukic
Yaumil Azis | 17 Oktober 2019 06:20
Bola.net - Era kepelatihan Massimiliano Allegri di Juventus berhiaskan serangkaian prestasi apik dari berbagai kancah domestik. 11 gelar sukses ia berikan kepada klub raksasa Italia tersebut. Plus dua status runner-up di ajang Liga Champions.
Sayangnya kebersamaan itu harus berakhir di penghujung musim 2018/19 kemarin. Allegri dan Juventus sama-sama sepakat bahwa mereka harus mengambil jalan yang berbeda.
Banyak yang menyayangkan keputusan itu. Meski tidak sedikit yang mencibir strateginya, namun tak bisa dimungkiri bahwa Allegri adalah pelatih tersukses Juventus pasca kasus Calciopoli menjerat mereka di tahun 2006 lalu.
Jika menarik ke belakang, tidak banyak orang yang yakin bahwa Allegri bisa memberikan kesuksesan kepada Juventus. Apalagi kalau melihat torehan yang ia catatkan bersama AC Milan pada musim 2013-2014 lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Hari Pertama Allegri di Juventus
Gelombang penolakan mulai terdengar saat rumor menyebutkan bahwa Juventus tengah dekat dengan Allegri. Fans setia Bianconeri merasa bahwa Allegri bukanlah pelatih yang tepat untuk menggantikan sosok Antonio Conte di kursi kepelatihan.
Allegri sendiri sadar bahwa keberadaannya tidak diinginkan di Juventus. Untuk bertahan hidup, ia pun mengubah cara pendekatannya dengan para pemain agar mereka bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan memberikan hasil maksimal.
"Saat saya datang ke Turin setelah Antonio Conte, banyak yang berpikir bahwa saya kacau. Bahwa Juve kelelahan. Bahwa fase kemenangan itu telah berakhir karena tim telah jenuh," tutur Allegri seperti yang dikutip Przeglad Sportowy.
"Situasinya tak sempurna karena saya menemukan tim yang sedang membangun ulang. Itu menarik, namun beresiko gagal, dan Juventus bukan tempat kegagalan diterima. Itulah mengapa saya harus mencari cara untuk menstimulasi grup ini. Saya mendengar dan berubah," lanjutnya.
Kehebatan Mandzukic
Dalam kesempatan yang sama, Allegri juga berbicara soal hubungannya dengan pemain seperti Zlatan Ibrahimovic dan Mario Mandzukic. Nama terakhir bahkan kerap disebut sebagai pemain favorit pria berumur 52 tahun itu di Juventus.
"Di Milan, Ibrahimovic kesal karena yang lainnya tak mampu mengikuti alasannya. Dua tahun saya menjelaskan kepadanya bahwa yang lain tak harus bermain seperti dirinya. Dia harus paham itu. Bahwa pelatih harus menggunakan pemain sebisanya," tambahnya.
"Itulah mengapa Mandzukic menjadi pemain yang spesial untuk saya. Dia memberikan saya ruang bermanuver yang luar biasa. Pesepakbola yang hebat. Dia kerap berganti klub, jadi jalannya cukup berat. Dia bertahan di satu klub selama lima tahun. Ini adalah salah satu kesuksesan terbesar saya," tandasnya.
Belakangan ini, Mandzukic dirumorkan akan segera angkat kaki dari Allianz Stadium. Manchester United disebut sebagai tujuan utamanya saat bursa transfer musim dingin dibukan pada bulan Januari nanti.
(Goal International)
Baca Juga:
Mandzukic Bukan Jawaban yang Tepat Bagi Manchester United
Cristiano Ronaldo Belum Keluarkan Kemampuan Terbaiknya di Juventus
Kendall Jenner Lewat, Cristiano Ronaldo Jadi Selebgram Termahal di Dunia
Massimiliano Allegri Semakin Dekat Gabung Manchester United
Juventus Targetkan Rekrut Tiga Pemain Baru, Siapa Saja?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

