Analisis: Seperti Benzema, Paulo Dybala jadi Korban Ronaldo?
Asad Arifin | 12 Mei 2019 15:31
Bola.net - - Paulo Dybala tidak mampu menampilkan performa terbaiknya pada musim 2018/19 ini bersama Juventus. Jumlah gol penyerang asal Argentina itu menurun secara drastis. Bahkan di level paling rendah.
Paulo Dybala dibeli Juventus pada tahun 2015 yang lalu dari Palermo. Saat itu, Juventus harus membayar hingga 32 juta euro untuk mendapat jasa pemain yang mencetak 13 gol di Serie A pada musim 2014/15 itu.
Tiga musim pertama Paulo Dybala di Juventus berjalan dengan baik. Tidak ada kendala yang cukup berarti dari segi jumlah gol. Dia pun mulai disebut sebagai pemain penting di skuat Nyonya Tua.
Namun, musim 2018/19 tidak berjalan dengan bagus untuk Paulo Dybala. Jumlah golnya menurun drastis. Hingga pekan ke-35 Serie A, pemain dengan julukan La Joya tersebut baru mampu mencetak lima gol untuk Juventus di Serie A?
Benarkah penurunan performa Paulo Dybala karena kedatangan Cristiano Ronaldo? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Gara-gara Ronaldo?
Tiga musim bermain untuk Juventus, Paulo Dybala selalu mencetak lebih dari 10 gol di pentas Serie A. Catatan gol paling minim terjadi pada musim 2016/17 yang lalu. Saat itu, Paulo Dybala hanya mampu mencetak 11 gol saja.
Sementara, catatan paling produktif Paulo Dybala terjadi pada musim 2017/18. Pemain berusia 25 tahun sanggup mencetak 22 gol untuk Juventus di Serie A. Musim lalu, Paulo Dybala memainkan 33 pertandingan di Serie A.
Nah, apa yang terjadi pada musim 2018/19 sehingga Paulo Dybala sejauh ini baru mencetak lima gol?
Paulo Dybala masih jadi pemain inti. Dia dimainkan sejak menit awal pada 21 pertandingan dan tampil dari bangku cadangan pada enam laga. Situasi ini sama seperti pada musim-musim sebelumnya. Paulo Dybala juga jadi pemain inti.
Bedanya adalah Paulo Dybala kini tidak selalu jadi penyerang tengah. Dari catatan Whoscored, eks pemain Instituto itu hanya 11 kali jadi penyerang tengah. Tentu saja ini jadi sorotan. Sebab, penyerang tengah adalah posisi terbaiknya.
Paulo Dybala bermain sebagai winger kanan sebanyak 10 kali pada musim 2018/19. Sementara, dia enam kali harus menjalankan peran sebagai gelandang serang. Pada posisi ini, kesempatan Paulo Dybala untuk masuk kotak penalti tentu saja berkurang.
Apalagi, Juventus punya Cristiano Ronaldo yang merupakan target utama setiap serangan tim. Pemain 34 tahun ini lah yang kemudian jadi pencetak gol paling banyak bagi Juventus. Sejauh ini, sudah 21 gol dicetak Ronaldo di Serie A.
Seperti Benzema di Real Madrid
Apa yang terjadi pada Paulo Dybala agaknya mirip dengan kasus Karim Benzema di Real Madrid. Pemain asal Prancis itu, beberapa musim yang lalu, harus mengalah dari Ronaldo untuk urusan berada di dalam kotak penalti.
Ronaldo adalah figur yang sangat dominan di kotak penalti. Pemain asal Portugal itu adalah tipikal eksekutor setiap mendapatkan peluang untuk menendang bola ke gawang. Ronaldo jadi sentral permainan di Real Madrid.
Dengan skema demikian, maka Karim Benzema harus jadi 'korban'. Dari posisi awal sebagai penyerang tengah, bomber asal Prancis itu menjadi lebih sering bergerak ke samping untuk memberi ruang pada Ronaldo. Benzema pun menjauh dari kotak penalti.
Nah, pada musim 2018/19, setelah Ronaldo pindah ke Juventus, Benzema jadi sosok sentral di lini depan Real Madrid. Dia lebih bebas bergerak di kotak penalti. Hasilnya, pemain 31 tahun sejauh ini telah mencetak 21 gol di La Liga.
Jumlah gol Benzema tersebut jauh lebih banyak jika dibanding dengan golnya dalam dua musim terakhir. Pada musim 2016/17, Benzema hanya mencetak 11 gol di La Liga. Sementara, pada musim 2017/18, situasi lebih sulit karena Benzema hanya mencetak lima gol saja.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



