Ancelotti: Sarri Sudah Bertugas dengan Bagus dan Layak Berada di Juventus
Dimas Ardi Prasetya | 27 Juli 2020 18:52
Bola.net - Carlo Ancelotti mengaku perjalanan Juventus meraih Scudetto musim ini memang tak mulus namun ia meyakini Maurizio Sarri sudah bertugas dengan sangat baik dan layak menukangi skuat Bianconeri.
Sarri ditunjuk menjadi pengganti Massimiliano Allegri pada awal musim ini. Padahal sebelumnya eks pelatih Napoli itu baru semusim menukangi Chelsea di Premier League.
Selama di Juve, Sarri mendapati dirinya diadang banyak masalah. Pelatih yang gemar menghisap cerutu itu kerap mendapatkan kritikan.
Sarri memang bisa selamat karena membawa Juve meraih Scudetto musim. Namun tetap saja ia disorot karena buruknya catatan pertahanan Bianconeri.
Juve kebobolan 38 gol dari 36 laga. Ironisnya pertahanan Bianconeri tercatat yang paling buruk selama 60 tahun terakhir.
Sarri Sudah Bertugas Dengan Bagus
Carlo Ancelotti kemudian membela Maurizio Sarri. Ia mengatakan koleganya itu sudah bekerja dengan baik di Juventus, meskipun, Bianconeri tak bisa melaju dengan mulus di sepanjang musim.
"Mereka pantas memenangkan kejuaraan. Dibandingkan dengan masa lalu, Juve sedikit lebih kesulitan memang," kata Ancelotti kepada Radio Anch'io Sport.
“Itu memang bukan perjalanan yang mulus, ada lebih banyak ketidakpastian, terutama di fase terakhir. Sarri melakukan pekerjaan yang sangat baik, ia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan baik dan tahun depan saya yakin ia akan memiliki dampak yang lebih besar," cetusnya.
“Sarri layak berada di klub besar seperti Juventus. Kritik itu normal, tetapi kita berbicara tentang tim terbaik di Italia saat ini," seru Ancelotti.
Gelar Paling Sulit
Sebelumnya, Leonardo Bonucci mengklaim bahwa scudetto musim 2019/2020 adalah yang paling sulit. Ada banyak tekanan yang didapat pemain Juventus. Apalagi, jalannya musim juga tidak mulus karena sempat terhenti karena pandemi.
"Ini adalah gelar yang paling indah, karena ini adalah gelar yang paling sulit," seru Bonucci, dikutip dari Sky Sports.
"Kami memulai era baru, filosofi baru, menghadapi begitu banyak kesulitan, tetapi kami terus memberikan semua yang kami miliki, bahkan ketika ada begitu banyak kesalahan," tegasnya.
Maurizio Sarri sendiri mencetak rekor unik kala sukses membawa Juventus meraih Scudetto. Ia menjadi pelatih tertua (61 tahun, enam bulan) yang pernah meraih gelar tersebut.
(Radio Anch'io Sport)
Baca Juga:
Highlights Serie A: Juventus 2-0 Sampdoria
Cristiano Ronaldo Juara Lagi di 3 Liga Berbeda, Netizen: Ini Baru Legenda
Scudetto Paling Sulit bagi Juventus, Gara-gara Filosofi Maurizio Sarri
Georgina Rodriguez dan Deretan WAGs Juventus, Juara Serie A 2019/20
Menolak Tua ala Cristiano Ronaldo: Mencetak 31 Gol Semusim, Seperti Masih 23 Tahun
Juventus Kembali Juara Serie A, Netizen: Jangan Bosan Lihatnya ya
Juventus Juara Serie A, Ronaldo Cetak 3 Rekor Baru
Kehebohan Ruang Ganti Juventus Setelah Juara Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34










