Atalanta Menang, Gattuso: Saya tak Bisa Tidur Siang
Asad Arifin | 12 Mei 2019 14:43
Bola.net - - Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, mengaku sampai tidak bisa tidur usai melihat hasil laga Atalanta. Sebab, hasil laga tersebut terkait dengan peluang AC Milan lolos ke Liga Champions.
AC Milan, Atalanta dan Inter Milan kini sedang bersaing untuk masuk ke empat besar klasemen akhir Serie A musim 2018/19. Mereka berebut posisi ketiga dan empat. Posisi pertama sudah jadi milik Juventus dan kedua jadi milik Napoli.
AC Milan berada di posisi yang tidak cukup diuntungkan. Jumlah poin AC Milan paling sedikit. Tapi, masih ada peluang bagi Rossoneri. Walaupun mereka juga bergantung pada hasil laga yang diraih tim lain.
Simak pengakuan Gattuso yang tidak bisa tidur pasca kemenangan yang diraih Atalanta di bawah ini ya Bolaneters.
Gattuso Tak Bisa Tidur
Pada laga pekan ke-36, Atalanta bermain pada hari Sabtu (11/5) malam WIB. Atalanta menang dengan skor 2-1 atas Genoa. Hasil ini membuat Atalanta berada di posisi ketiga klasemen sementara Serie A dengan 65 poin.
"Setelah Atalanta unggul 2-0 lebih dulu, saya langsung mematikan televisi. Saya mencoba untuk tidur siang. Tapi itu tidak berhasil. Jadi, saya langsung mandi," ucap Gattuso dikutip dari Sky Sports.
Pasca kemenangan Atalanta, giliran AC Milan yang bermain pada Minggu (12/5) dini hari WIB. Milan harus menjadi tamu bagi Fiorentina. Milan meraih hasil bagus, menang 1-0 lewat gol dari Hakan Calhanoglu.
Hanya saja, hasil itu tidak bisa membawa Milan berada di posisi empat besar. Sebab, dengan meraih 62 poin, Milan tetap berada di posisi kelima. Inter Milan, yang belum memainkan laga pekan ke-36, berada di posisi keempat dengan 63 poin.
Terlalu Banyak Kehilangan Poin
Gattuso tentu sangat kecewa dengan posisi AC Milan pada saat ini. Sebab, pelatih berusia 41 tahun tersebut pada awalnya begitu yakin jika AC Milan akan mantap berada di papan atas dengan materi pemain yang ada saat ini.
Namun, AC Milan membuat banyak hal buruk yang menyebabkan kehilangan poin. Milan tidak mampu tampil dengan konsisten. Suso dan kolega acap kali tampil bagus melawan tim besar, kemudian kalah melawan tim papan bawah.
"Kita bisa melakukan lebih baik dan terlalu banyak membuang poin. Kami bermain buruk lawan Parma, tapi tidak saat lawan Torino. Masalah kami tahun ini adalah kami harus lebih konsisten," tegas Gattuso.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pep Guardiola Kemungkinan Mencari Tantangan Baru: PSG atau Juventus?
Liga Inggris 13 April 2026, 15:34
-
Como vs Inter Milan: Pembuktian Mentalitas Juara Nerazzurri
Liga Italia 13 April 2026, 12:16
-
Dumfries Jelaskan Rahasia Inter Milan Tetap Ganas di Markas Como
Liga Italia 13 April 2026, 10:35
-
Inter Menang Dramatis 4-3, Marcus Thuram Ungkap Rahasia Ketajamannya
Liga Italia 13 April 2026, 10:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi Celta vs Freiburg 16 April 2026
Liga Eropa UEFA 15 April 2026, 14:13
-
Kalah dari PSG, Fokus Liverpool: Lolos ke Liga Champions Musim Depan!
Liga Champions 15 April 2026, 12:58
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51












