Babak Baru Drama AC Milan: Kesombongan Ralf Rangnick vs Kekesalan Paolo Maldini
Richard Andreas | 12 Mei 2020 04:00
Bola.net - Ralf Rangnick saat ini masih menjabat sebagai head of sport and development di Red Bull, tapi komentarnya sudah membuat kesal Paolo Maldini di AC Milan. Masalah ini membuktikan bahwa konflik internal dalam tubuh Rossoneri cukup parah.
Rangnick memang digadang-gadang jadi pelatih Milan berikutnya, bentuk ambisi Ivan Gazidis. Kabarnya, demi mendatangkan Rangnick, Gazidis bahkan rela membuang Maldini, Stefano Pioli, juga Zvonimir Boban -- yang terakhir memang sudah terwujud.
Maldini saat ini menjabat sebagai direktur teknik, posisinya penting. Namun, ada perbedaan pendapat besar antara dia dengan Gazidis sebagai CEO. Gazidis ingin merevolusi Milan dengan caranya sendiri, Maldini berusaha menjaga identitas klub.
Intinya, Gazidis bakal memaksa pemecatan Pioli demi mendatangkan Rangnick. Siapa pun yang menghalangi jalannya bakal bernasib siap, contohnya Boban, dan kini Maldini terancam.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pengakuan Rangnick
Mengutip Goal internasional, pekan lalu Rangnick -- yang sekarang menjabat sebagai kepala pengembangan olahraga Red Bull, grup pemilik Leipzig -- berkata bahwa dia baru mau menangani Milan jika diberi kekuatan penuh. Rangnick pun mengonfirmasi bahwa dia sudah pernah berbicara dengan klub Serie A tersebut.
Rangnick mengakui bahwa dia masih membuka peluang menangani AC Milan. Meski begitu, sampai saat ini sebenarnya belum ada pergerakan berarti.
"Saya tidak bisa mencoret sepenuhnya. Milan pernah bertanya tentang ketersediaan saya, saya bicara kepada Red Bull, dan ada diskusi dengan agen saya," ungkap Rangnick.
"Setelah pertemuan itu, datanglah pandemi virus corona, dan ada banyak masalah lain yang muncul. Milan punya urusan lain untuk diselesaikan."
Kesalnya Maldini
Intinya, Rangnick tidak mau sekadar jadi pelatih di Milan. Dia juga ingin mendapat porsi pekerjaan direktur teknik, akademi, dan beberapa posisi penting sekaligus. Dia ingin diberi kekuatan mutlak, yang jelas membuat kesal Maldini.
"Saya belum pernah bicara dengan Rangnick, jadi saya tidak paham apa dasar pernyataannya. Sebab saya sendiri juga belum diberi tahu apa pun oleh pemilik klub," tegas Maldini.
"Biar begitu, saya tetap harus membuat beberapa opini pribadi. Pelatih asal Jerman ini bicara tentang peran manajerial dengan kekuatan penuh baik dalam wilayah teknis maupun lapangan."
"Jadi saya akan memberikan saran padanya, sebelum belajar bahasa Italia, dia harus menelaah ulang konsep respek secara umum," tandasnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











