Bagaimana Masa Depan Thiago Motta di Juventus, Pecat Aja atau Kasih Waktu Lagi?
Editor Bolanet | 12 Maret 2025 12:06
Bola.net - Masa depan pelatih Juventus, Thiago Motta, kini berada dalam ketidakpastian yang besar. Meskipun awalnya mendapatkan dukungan penuh dari manajemen klub, performa buruk tim di lapangan, termasuk tersingkir dari Liga Champions dan Coppa Italia, membuat posisinya terancam.
Kekalahan telak 0-4 dari Atalanta di kandang sendiri akhir pekan lalu membuat masa depan Thiago Motta banyak diragukan. Sebagai informasi, kekalahan ini menjadi kekalahan terbesar Juventus di kandang sejak tahun 1967.
Motta masih memiliki kontrak hingga Juni 2027, tetapi performa buruk Juventus membuat media seperti Tuttosport tidak menutup kemungkinan ia dipecat jika tim kembali mengalami kekalahan besar.
Beberapa mantan pemain Juventus, Dino Zoff, Alessandro Birindelli, Nicola Legrottaglie, dan Leonardo Bonucci, memberikan pendapat mereka tentang situasi ini. Bagaimanakah pendapat mereka? Simak selengkapnya berikut ini Bolaneters!.
Birindelli: Motta Masih Butuh Waktu

Alessandro Birindelli menilai bahwa Thiago Motta masih perlu diberi kesempatan meski Juventus sedang dalam masa sulit. Menurutnya, tim saat ini terlalu bergantung pada pemain yang belum membuktikan kualitasnya, sehingga menurunkan level skuad secara keseluruhan.
"Tim ini kekurangan titik acuan yang jelas. Tidak ada inti yang solid seperti yang dulu diwakili oleh Chiellini dan Buffon," ujar Birindelli, dikutip dari TMW.
Dia juga menyebut keputusan melepas Danilo sebagai kesalahan, meski Motta juga dinilainya melakukan beberapa kesalahan.
"Keputusan membiarkan Danilo pergi itu sebuah kesalahan. Motta membuat beberapa kesalahan, tapi klub juga harus bertanggung jawab," lanjutnya.
Legrottaglie: Pecat Motta Jika Manajemen Sudah Tidak Percaya

Sementara itu mantan bek Juventus, Nicola Legrottaglie memiliki pandangan berbeda. Ia berpendapat bahwa masa depan Motta sepenuhnya tergantung pada kepercayaan manajemen. Jika manajemen sudah tidak yakin dengan pelatihnya, sebaiknya Motta segera diganti.
"Jika manajemen tidak lagi percaya pada Motta, tidak ada gunanya menahannya. Lebih baik menggantinya segera," tegas Legrottaglie.
Dia menekankan bahwa keputusan ini harus diambil berdasarkan keyakinan manajemen terhadap proyek tim yang sedang dibangun.
Zoff: Juventus Masih Bisa Bangkit
Dino Zoff, legenda kiper Juventus dan pemenang Piala Dunia 1982, lebih optimis. Dia percaya bahwa Motta masih punya waktu untuk membawa Juventus finis di posisi empat besar Serie A.
Meski demikian, Zoff mengakui kekalahan dari Atalanta adalah pukulan berat. Dan Zoff juga menilai bahwa mantan pelatih Bologna itu masih perlu diberikan tambahan waktu bersama Bianconeri.
"Masa depan Motta ada di tangan manajemen dan kepemilikan klub. Tapi saya percaya masih ada waktu, dan Juventus masih bisa menyelesaikan musim dengan baik," kata Zoff.
Bonucci Dukung Motta, Tapi Sarankan Conte untuk Musim Depan
Sedangkan mantan kapten Juventus, Leonardo Bonucci, sependapat dengan Zoff bahwa Motta masih butuh waktu. Namun, Bonucci menyarankan agar Juventus mempertimbangkan Antonio Conte jika mereka ingin segera kembali ke puncak.
"Saya pikir Motta masih perlu waktu, tetapi jika Juventus ingin menang secepatnya, mereka harus mempertimbangkan Conte musim depan," ujar Bonucci.
Sebagai informasi, Juventus saat ini berada di posisi keempat Serie A, enam poin di bawah Atalanta dan hanya satu poin di atas Lazio.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Capello Buka Alasan Allegri Ogah Bahas Scudetto Meski AC Milan Tampil Solid
Liga Italia 24 Januari 2026, 01:19
-
Prediksi Roma vs Milan 26 Januari 2026
Liga Italia 23 Januari 2026, 23:29
-
Prediksi Juventus vs Napoli 26 Januari 2026
Liga Italia 23 Januari 2026, 23:08
-
Live Streaming Inter vs Pisa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 23 Januari 2026, 19:45
-
Virgil van Dijk Bela Arne Slot Usai Pertanyaan 'Tak Sopan' soal Xabi Alonso
Liga Inggris 23 Januari 2026, 13:33
LATEST UPDATE
-
Head to Head Arsenal vs Man United: Tuan Rumah Unggul, tapi Ada Catatan Menarik
Liga Inggris 24 Januari 2026, 13:48
-
Marc Marquez Alami Kecelakaan di Sirkuit Aspar saat Latihan Jelang MotoGP 2026
Otomotif 24 Januari 2026, 12:56
-
Pergeseran Taktik dan Budaya: Cara Alvaro Arbeloa Menyatukan Real Madrid
Liga Spanyol 24 Januari 2026, 12:54
-
Arsenal vs Manchester United: Meriam London Superior, Setan Merah Terancam
Liga Inggris 24 Januari 2026, 12:44
-
Tempat Menonton Malut United vs Persik Kediri: Apakah Disiarkan TV Nasional?
Bola Indonesia 24 Januari 2026, 12:15
-
Baru Cetak 9 Gol dari 27 Laga, Gyokeres Flop di Arsenal? Ini Kata Arteta
Liga Inggris 24 Januari 2026, 12:11
-
Man City vs Wolves: Menanti Debut Marc Guehi, Obat Pusing Guardiola
Liga Inggris 24 Januari 2026, 12:02
-
Michael Carrick Puji Kualitas Kobbie Mainoo Jelang Ujian Berat Kontra Arsenal
Liga Inggris 24 Januari 2026, 11:57
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

