Balotelli Bicara Soal Obama dan Kota Paling Rasial di Italia
Editor Bolanet | 22 Agustus 2013 17:20
- Striker eksentrik Mario Balotelli kembali menjadi sensasi saat sosoknya muncul sebagai cover majalah Sports Illustrated edisi terbaru.
Super Mario juga menjawab beberapa pertanyaan menarik dalam wawancara dengan majalah yang berbasis di Amerika Serikat tersebut. Salah satu fakta unik yang terungkap adalah bahwa striker berusia 23 tahun tersebut ternyata merupakan pengagum dari Presiden Barrack Obama.
Saya yakin dia adalah orang hebat yang bisa menjadi tolak ukur bagi kita semua, dia adalah warga Amerika keturunan Afrika pertama yang terpilih sebagai Presiden, ungkap Balotelli.
Perbincangan juga berlanjut membahas soal rasisme. Berdasarkan jadwal yang dirilis oleh Lega Calcio, AC Milan akan mengunjungi Hellas Verona di giornata perdana Serie A.
Oleh sebab itulah Balotelli dimintai pendapat mengenai persiapannya mendatangi Verona, yang sering disebut sebagai kota paling rawan kasus rasialisme di Italia.
Saya harap tak terjadi apa-apa. Tapi jika ada sesuatu, saya malah akan termotivasi untuk mencetak gol, tegas Balotelli.
Pemain bernama asli Mario Barwuah ini menyatakan tak akan meninggalkan lapangan jika terjadi tindakan rasial dari suporter tuan rumah, seperti yang pernah dilakukan oleh dua rekan setimnya yaitu Kevin-Prince Boateng dan Kevin Constant.
Sudah ada peraturan tentang hal tersebut, jadi saya akan tetap tinggal di lapangan, jawab Balotelli.
Jawaban ini bertolak belakang dengan apa yang dikatakan Balotelli saat diwawancara oleh CNN beberapa waktu lalu. Saat itu, striker Timnas Italia ini menyatakan akan meninggalkan lapangan jika mendapatkan tindakan rasial dari suporter. [initial]
Super Mario juga menjawab beberapa pertanyaan menarik dalam wawancara dengan majalah yang berbasis di Amerika Serikat tersebut. Salah satu fakta unik yang terungkap adalah bahwa striker berusia 23 tahun tersebut ternyata merupakan pengagum dari Presiden Barrack Obama.
Saya yakin dia adalah orang hebat yang bisa menjadi tolak ukur bagi kita semua, dia adalah warga Amerika keturunan Afrika pertama yang terpilih sebagai Presiden, ungkap Balotelli.
Perbincangan juga berlanjut membahas soal rasisme. Berdasarkan jadwal yang dirilis oleh Lega Calcio, AC Milan akan mengunjungi Hellas Verona di giornata perdana Serie A.
Oleh sebab itulah Balotelli dimintai pendapat mengenai persiapannya mendatangi Verona, yang sering disebut sebagai kota paling rawan kasus rasialisme di Italia.
Saya harap tak terjadi apa-apa. Tapi jika ada sesuatu, saya malah akan termotivasi untuk mencetak gol, tegas Balotelli.
Pemain bernama asli Mario Barwuah ini menyatakan tak akan meninggalkan lapangan jika terjadi tindakan rasial dari suporter tuan rumah, seperti yang pernah dilakukan oleh dua rekan setimnya yaitu Kevin-Prince Boateng dan Kevin Constant.
Sudah ada peraturan tentang hal tersebut, jadi saya akan tetap tinggal di lapangan, jawab Balotelli.
Jawaban ini bertolak belakang dengan apa yang dikatakan Balotelli saat diwawancara oleh CNN beberapa waktu lalu. Saat itu, striker Timnas Italia ini menyatakan akan meninggalkan lapangan jika mendapatkan tindakan rasial dari suporter. [initial]
(si/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















