Bangkit, Juve Rebut Capolista di Februari 2016
Editor Bolanet | 14 Desember 2015 14:41
Akibat performa buruk tersebut, banyak pihak mulai meragukan kans si Nyonya tua untuk mempertahankan gelar mereka musim ini. Bahkan sejumlah media Italia menghembuskan isu pemecatan Massimiliano Allegri dari kursi pelatih Juventus yang dinilai sebagai penyebab dari terpuruknya Bianconeri.
Namun perlahan tapi pasti, Juventus sukses keluar dari zona keterpurukan dan kembali menjadi penantang gelar yang serius di Serie A musim ini. Giornata 16 menjadi saksi kebangkitan Juventus setelah Si Nyonya Tua menaklukan runner up klasemen Serie A musim ini, Fiorentina dengan skor yang cukup meyakinkan yaitu
Berkat kemenangan atas La Viola tersebut, Juventus merangkak naik ke posisi empat setelah pada Giornata 15 mereka berada di peringkat lima. Jika melihat tren yang terjadi di Serie A saat ini, hanya persoalan waktu sebelum Juventus meraih Scudetto ke lima nya di akhir musim ini.
Mengapa bisa demikian? Hal ini tidak terlepas dari faktor konsistensi para klub-klub top Serie A musim ini. Saat ini setidaknya ada lima tim yang memperebutkan tahta Serie A musim ini, yaitu Inter Milan, Napoli, Fiorentina, Juventus dan AS Roma. Jika dilihat perkembangan kelima tim tersebut dalam enam giornata terakhir, banyak sekali poin yang terbuang akibat inkonsistensi mereka.
Sebagai Contoh AS Roma. Pada giornata 10 mereka berstatus sebagai Capolista, namun enam giornata setelahnya mereka turun empat peringkat ke posisi lima. Mereka tercatat kehilangan 12 poin dari 6 pertandingan karena hanya mampu meraih satu kemenangan dari 6 giornata terakhir.
Dari kelima tim yang bersaing untuk gelar, hanya Juventus dan Inter Milan yang tergolong stabil di enam pekan terakhir ini. Inter sukses meraih 5 kemenangan dari 6 laga yang ada, sedangkan Juventus menyapu bersih 6 kemenangan dari enam laga yang tersedia.
Jika para klub-klub pesaing gelar ini tidak kunjung menemukan konsistensi, bukan tidak mungkin Juventus bisa naik beberapa peringkat sebelum jeda libur musim dingin nanti. Hal ini dikarenakan sebelum libur natal nanti, masih ada satu pertandingan yang akan digelar di Serie A. Juventus dijadwalkan akan menghadapi tim promosi , Inter akan berhadapan dengan , Napoli akan berhadapan dengan , AS Roma akan menghadapi Sampdoria serta Fiorentina akan menghadapi .
Melihat lawan yang akan dihadapi tim pesaing lebih 'berat' daripada jadwal mereka, besar kemungkinan Juventus bisa merangkak naik beberapa posisi di klasemen mengingat jarak antara mereka dan sang pemuncak klasemen sementara, Inter Milan hanya berjarak enam poin saja. Apabila Juve bisa mempertahankan konsistensi mereka dan tim kompetitor kembali tidak inkonsisten, memang hanya persoalan waktu sebelum Juve kembali mengangkat Trofi Serie A musim ini.
Juventus sendiri juga punya kecenderungan untuk tampil konsisten setelah Libur musim dingin. Di Musim 2014/2015 mereka tercatat hanya kehilangan 16 poin dari 22 pertandingan pasca jeda Musim Dingin (S5 K2), di mana rival mereka Fiorentina kehilangan 26 Poin (4S K6) disusul Napoli kehilangan 30 poin (S3 K8), dan AS Roma Kehilangan 32 poin (S7 K6), Inter Milan kehilangan 32 Poin (S7 K6).
Di Musim 2013/2014 Juve hanya kehilangan 7 Poin dari 21 pertandingan pasca jeda Musim dingin (S2 K1). Catatan ini masih lebih baik daripada rival-rivalnya seperti AS Roma yang kehilangan 19 Point (S2 K5), Napoli yang kehilangan 21 Point (S6 K3), Fiorentina kehilangan 31 Point (S5 K7) dan Inter yang kehilangan Point (S8 K6).
Di Musim Juve hanya kehilangan 17 Poin dari 20 pertandingan pasca jeda musim dingin (S4 K3). Catatan ini berselisih tipis dengan Napoli yang kehilangan 18 Point (S6 K2), disusul Fiorentina yang kehilangan 25 Point (S2 K7). AS Roma dan Inter berada dibawahnya dengan kehilangan 30 Point (S6 K6) dan 41 Point (S4 K11).
Jika melihat kecenderungan dari tiga musim terakhir tersebut, maka Juventus berpeluang besar untuk meraih status Capolista (Pemuncak klasemen) pada pertengahan sampai akhir bulan Februari mendatang dengan asumsi bahwa tren yang terjadi musim ini tidak jauh berbeda dengan tiga musim sebelumnya (yang kemungkinan besar tidak akan berselisih banyak).
Bagaimana pendapat anda Bolaneters? Apakah Juventus bisa menyalip ketertinggalan dan mengangkat trofie Serie A musim ini? Ataukah tim lain yang akan menjadi Kampiun Serie A musim ini? Sampaikan pendapat anda pada kolom komentar.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Bastoni ke Barcelona? Tunggu Lampu Hijau Hansi Flick
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:47
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Barcelona Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Alessandro Bastoni
Liga Spanyol 21 April 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








