Berlusconi Ungkap Penyesalannya sebagai Presiden Milan
Editor Bolanet | 28 September 2016 00:26
Dalam beberapa tahun terakhir, sinar klub tujuh kali juara Liga Champions tersebut tengah meredup. Musim lalu, Rossoneri hanya mampu finis di peringkat tujuh sehingga harus absen lagi dari kompetisi Eropa.
Mayoritas saham Milan, rencananya akan dilepas pada investor baru asal Tiongkok tahun ini. Pada bulan November mendatang, proses akuisisi dipercaya akan selesai namun Berlusconi akan tetap menjabat sebagai presiden kehormatan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Berlusconi mengaku tak punya banyak waktu mengurus Milan. Mantan Perdana Menteri Italia tersebut mengaku masih sering disibukkan dengan urusan politik.
Saya tak bisa bekerja seperti yang saya harapkan untuk milan. Tahu lalu, Milan berada pada posisi yang tak seharusnya, karena saya tak punya banyak waktu, ucap Berlusconi seperti dikutip Calciomercato.
Selama bertahun-tahun, saya sering menghabiskan waktu saya selama tiga hari dalam sepekan bersama pengacara, karena ada 73 tuntutan politik yang melawan saya.
Tapi saya tetap presiden klub yang paling sering juara dalam sejarah sepakbola, tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lolos ke Liga Champions Jadi Harga Mati bagi AC Milan
Liga Italia 6 Mei 2026, 00:47
-
Chelsea Cari Pelatih Permanen, Xavi Jadi Kandidat Kuat
Liga Inggris 6 Mei 2026, 00:30
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18
















