Bermain di Kandang Kosong, Pelatih Lazio Kecam Suporter Sendiri
Editor Bolanet | 10 Maret 2014 09:59
- kembali menelan hasil buruk di ajang Serie A. Menjamu di kandang sendiri, pasukan Biancocelesti tak berkutik dan harus menyerah dengan skor 0-1 (08/03).
Atas kekalahan tersebut, Pelatih Lazio, Edy Reja menyesalkan tindakan suporter yang melakukan boikot atas laga tersebut. Dalam laga itu, Olimpico nyaris sepenuhnya kosong, hanya menyisakan segelintir suporter yang mengusung spanduk protes bertuliskan 'Pilih kami atau dia' terhadap Presiden Claudio Lotito.
Reja berharap agar konflik antara suporter dan sang presiden segera bisa diselesaikan, karena hal tersebut dinilainya telah merugikan klub secara keseluruhan.
Sungguh memalukan menyaksikan Olimpico ditinggalkan. Kami saat ini sedang berjuang untuk memperbaiki posisi di liga, namun sangat sulit untuk bisa bermain bagus dalam kondisi seperti ini, ungkap pria 68 tahun ini kepada Rai Sport.
Kedua pihak harus saling mendekatkan diri satu sama lain dan melupakan mas lalu. Solusi harus segera ditemukan agar klub ini tak semakin terpuruk.
Lazio saat ini tertahan di peringkat delapan dengan koleksi 38 poin dari 27 pertandingan. Mereka masih tertinggal enam poin dari posisi kelima, yang merupakan batas terakhir jatah lolos ke kompetisi Eropa musim depan. (rai/mri)
Atas kekalahan tersebut, Pelatih Lazio, Edy Reja menyesalkan tindakan suporter yang melakukan boikot atas laga tersebut. Dalam laga itu, Olimpico nyaris sepenuhnya kosong, hanya menyisakan segelintir suporter yang mengusung spanduk protes bertuliskan 'Pilih kami atau dia' terhadap Presiden Claudio Lotito.
Reja berharap agar konflik antara suporter dan sang presiden segera bisa diselesaikan, karena hal tersebut dinilainya telah merugikan klub secara keseluruhan.
Sungguh memalukan menyaksikan Olimpico ditinggalkan. Kami saat ini sedang berjuang untuk memperbaiki posisi di liga, namun sangat sulit untuk bisa bermain bagus dalam kondisi seperti ini, ungkap pria 68 tahun ini kepada Rai Sport.
Kedua pihak harus saling mendekatkan diri satu sama lain dan melupakan mas lalu. Solusi harus segera ditemukan agar klub ini tak semakin terpuruk.
Lazio saat ini tertahan di peringkat delapan dengan koleksi 38 poin dari 27 pertandingan. Mereka masih tertinggal enam poin dari posisi kelima, yang merupakan batas terakhir jatah lolos ke kompetisi Eropa musim depan. (rai/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Semifinal Coppa Italia Pekan Ini Live di ANTV, 4-5 Maret 2026
Liga Italia 3 Maret 2026, 20:26
-
Como vs Inter: Fabregas Belajar Bodo/Glimt untuk Taklukkan Nerazzurri
Liga Italia 3 Maret 2026, 11:06
-
Alisson Becker Jadi Rebutan di Italia, Inter Milan Siap Tikung Juventus
Liga Italia 3 Maret 2026, 10:37
LATEST UPDATE
-
Kabar Gembira! Kevin De Bruyne Kembali Perkuat Napoli Hadapi Torino
Liga Italia 6 Maret 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37


















