Big Match Inter vs Juventus di Giuseppe Meazza, Zambrotta Bongkar Perbedaan Keduanya Musim Ini

Dimas Ardi Prasetya | 15 Februari 2026 00:48
Big Match Inter vs Juventus di Giuseppe Meazza, Zambrotta Bongkar Perbedaan Keduanya Musim Ini
Starting XI Juventus saat melawan AS Monaco di Liga Champions. (c) AP Photo/Philippe Magoni

Bola.net - Laga panas akan tersaji di pekan ke-25 Serie A 2025/2026 saat Inter Milan menjamu Juventus. Duel bertajuk Derby d’Italia itu digelar di Giuseppe Meazza pada Minggu (15/02/2026) dini hari WIB.

Pertemuan ini datang di momen krusial bagi kedua tim yang sama-sama memburu target besar musim ini. Atmosfer panas dipastikan menyelimuti stadion karena posisi klasemen membuat pertandingan kian menentukan.

Advertisement

Inter saat ini bercokol di puncak klasemen sementara Serie A dengan 58 poin dari 24 laga. Sementara Juventus berada di peringkat keempat dengan koleksi 46 poin dari jumlah pertandingan yang sama.

Selisih 12 angka membuat duel ini bukan sekadar gengsi, melainkan juga pertaruhan arah perebutan gelar dan tiket Liga Champions. Sorotan pun mengarah pada komentar legenda Italia, Gianluca Zambrotta, yang membedah perbedaan kedua tim musim ini.

1 dari 3 halaman

Zambrotta Beberkan Perbedaan Inter dan Juventus

Zambrotta Beberkan Perbedaan Inter dan Juventus

Selebrasi skuad Inter Milan dalam laga versus Sassuolo di Liga Italia, Senin (9/2/2026). (c) La Presse via AP Photo/Spada

Gianluca Zambrotta menilai konsistensi menjadi pembeda utama antara Inter dan Juventus musim ini. Menurutnya, Nerazzurri lebih matang dalam mengamankan poin saat menghadapi tim-tim dengan target berbeda.

Inter dinilai mampu memaksimalkan laga-laga yang secara teori bisa dimenangkan. Hal itulah yang membuat mereka kini nyaman di puncak klasemen sementara.

Sebaliknya, Juventus justru terpeleset di sejumlah pertandingan yang seharusnya bisa diamankan. Kehilangan poin melawan tim papan tengah hingga bawah menjadi catatan penting dalam perjalanan Bianconeri musim ini.

“Inter telah mengumpulkan banyak poin melawan tim-tim yang bersaing untuk target yang berbeda, sementara Juventus kehilangan poin melawan Cagliari, Lecce, Fiorentina, dan Verona,” kata Zambrotta, mantan bintang Juventus, kepada Gazzetta, via Football Italia.

“Ini sangat berarti bagi tim yang harus berjuang untuk Liga Champions atau memenangkan gelar. Pada akhirnya, poin-poin ini memiliki dampak," terang Zambrotta.

2 dari 3 halaman

Harapan Zambrotta untuk Si Nyonya Tua

Harapan Zambrotta untuk Si Nyonya Tua

Selebrasi pemain Juventus, Weston McKennie bersama rekan setimnya saat melawan Parma di Serie A, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Sebagai mantan pemain yang besar bersama Juventus, Zambrotta tentu tak bisa menyembunyikan kedekatannya dengan klub asal Turin tersebut. Ia pernah membela Juve pada periode 1999 hingga 2006 dan mencatatkan 297 penampilan.

Bersama Juventus, ia meraih empat gelar liga dan sekali menjadi runner-up Liga Champions musim 2002/03. Kariernya juga diwarnai pengalaman bersama Barcelona dan AC Milan, serta menjadi andalan timnas Italia dari 1999 hingga 2010.

Menjelang duel panas di Giuseppe Meazza, Zambrotta enggan memberikan prediksi detail soal hasil akhir pertandingan. Ia memilih memberikan jawaban singkat namun tegas soal harapannya.

“Tidak ada prediksi, saya hanya berharap Juventus menang," serunya singkat.