Bos Juventus Kritik Penanganan Rasisme di Italia yang Masih Payah
Editor Bolanet | 12 Januari 2019 02:30
Bola.net - - Kasus rasisme sempat melanda Serie A pada penghujung tahun 2018 lalu. Menanggapi hal tersebut, Massimiliano Allegri selaku pelatih Juventus melayangkan kritik soal penanganan kasus itu yang dianggapnya masih payah.
Bek Napoli, Kalidou Koulibaly, mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan saat membela timnya melawan Inter Milan di bulan Desember lalu. Beberapa oknum fans Inter melontarkan kalimat yang mengandung rasisme.
Emosi sang pemain pun terpincut. Setelah melanggar penyerang Nerazzurri, Matteo Politano, ia memberikan gestur yang kurang menyenangkan kepada wasit hingga membuatnya diusir keluar lapangan dengan kartu merah.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Komentar Allegri
Imbas dari insiden tersebut adalah Inter Milan harus menjalani dua laga selanjutnya tanpa penonton. Belum lagi ketambahan satu laga yang melarang para penggemar setianya untuk tidak mengisi Curva Nord di Giuseppe Meazza.
Pihak federasi sepak bola Italia telah melakukan semampunya untuk memberikan keadilan di Serie A, terutama untuk kasus rasisme. Namun Allegri melihat hukuman yang diberikan kepada rivalnya itu belum mencukupi.
"Rasisme? Semua hal-hal yang biasa telah dibicarakan, tapi kami harus bergerak dan menangkap mereka yang telah berkelakuan buruk," ujar Allegri dalam konferensi persnya, seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Jika saya tidak salah dan masih ingat, siapapun yang melempar pisang itu ke Sterling tak lagi boleh masuk ke dalam stadion," lanjutnya, dengan menjadikan kasus rasisme yang dialami pemain Manchester City, Raheem Sterling, di Premier League.
Kritik Pihak Berwenang
Allegri juga mengkritik pihak berwenang dalam menjatuhkan hukuman untuk satu pihak. Baginya, mereka takut untuk membuat keputusan penting.
"Di Italia, pihak berwenang takut untuk membuat keputusan penting, sebab mereka tidak populer," tambahnya.
"Saya bukan politisi dan tak ingin menjadi seperti itu, tapi ada kontrak yang telah ditanda tangani oleh Lega Serie A dan kami harus bermain," tandasnya.
Untuk kasus Sterling, Chelsea mengambil langkah berani dengan menjatuhkan hukuman larangan hadir di stadion untuk empat orang oknum pendukungnya. Mereka juga mendukung pihak berwenang untuk melakukan prosedur yang berlaku.
Saksikan Juga Video Ini
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, dihadapkan dengan ujian sesungguhnya saat timnya bertemu Tottenham Hotspur di Premier League hari Minggu (13/1) nanti. Simak informasi selengkapnya melalui video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Hampir Angkut Alisson, Tapi Liverpool Bikin Manuver Kejutan
Liga Inggris 28 Mei 2026, 11:03
-
Juventus Gagal Tikung Tottenham dalam Perburuan Andy Robertson
Liga Inggris 28 Mei 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Bek Anyar Liverpool Tak Sabar Belajar dari Virgil van Dijk
Liga Inggris 28 Mei 2026, 14:20
-
Kunci Naik Level untuk Arsenal Ada di Julian Alvarez
Liga Inggris 28 Mei 2026, 14:01
-
Pengakuan Arda Guler soal Xabi Alonso, Chelsea Bisa Optimistis
Liga Spanyol 28 Mei 2026, 13:38
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tidak Wajar, FIFA Terancam Investigasi
Piala Dunia 28 Mei 2026, 13:29
-
Prediksi Final Liga Champions: Arsenal Menang 1-0 Atas PSG
Liga Champions 28 Mei 2026, 13:04
-
15 Hari Jelang Piala Dunia, Neymar Kembali Bikin Cemas Timnas Brasil
Piala Dunia 28 Mei 2026, 12:28
-
Juventus Hampir Angkut Alisson, Tapi Liverpool Bikin Manuver Kejutan
Liga Inggris 28 Mei 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04














