Buat Apa Sih Allegri Kembali ke Juventus? Harusnya ke Real Madrid Saja
Yaumil Azis | 25 Desember 2021 01:03
Bola.net - Keputusan Massimiliano Allegri menerima pinangan Juventus untuk kedua kalinya membuat Fabio Capello mengernyitkan dahi. Pelatih legendaris Italia tersebut meyakini kalau Allegri lebih baik kalau bergabung dengan Real Madrid.
Periode pertama Allegri bersama Juventus berjalan selama lima tahun. Ia tiba di Turin pada tahun 2014 dengan pandangan sebelah mata publik lantaran datang sebagai nahkoda yang baru saja dipecat klub rival, AC Milan.
Sikap publik berubah seiring dengan waktu berjalan. Dalam waktu lima tahun, Allegri berhasil mempersembahkan total 11 gelar dari berbagai ajang domestik. Ia juga membawa Juventus ke babak final Liga Champions sebanyak dua kali.
Tahun 2019, Allegri dan Juventus sepakat berpisah. Juventus tidak lagi sama sejak ditinggal pelatih asal Italia tersebut, di mana Maurizio Sarri dan Andrea Pirlo pergi dengan cap gagal dalam dua tahun terakhir ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Harusnya ke Real Madrid
Dua musim Juventus mencoba bersahabat dengan Sarri dan Pirlo, dan semuanya gagal. Sementara itu, Allegri dikabarkan menerima tawaran dari berbagai klub papan atas termasuk di antaranya Real Madrid.
Allegri menolak Madrid dan memilih kembali ke Juventus. Keputusan yang mungkin salah karena prestasi Bianconeri pada periode kedua Allegri tidak berjalan semulus ekspektasi. Dan Capello sendiri merasa bahwa sang pelatih seharusnya memilih bergabung dengan Real Madrid.
"Dia melakukan beberapa kesalahan, butuh waktu baginya untuk memahami apa yang harus dilakukan, tapi jalan yang dia tempuh, buat saya, adalah yang terbaik," kata Capello kepada La Gazzetta dello Sport.
"Max selalu tahu ke mana harus pergi. Dalam keputusan itu sendiri, dengan rasa bersalah, dia mendapatkan tawaran dari Real dan itu adalah waktu yang tepat untuk pindah ke Madrid," lanjutnya.
Memahami Keputusan Allegri
Kendati demikian, Capello cukup memaklumi kalau Allegri memilih kembali ke Juventus ketimbang bergabung dengan Real Madrid. Baginya bekerja di negara lain punya tingkat kesulitan yang lebih besar.
"Juventus adalah pilihan yang paling nyaman. Di luar negeri lebih sulit, anda harus mempertanyakan diri sendiri, tahu bahwa pemain punya kebiasaan yang berbeda," lanjutnya.
"Allegri tampaknya sedikit malas, dia tidak punya ketertarikan untuk pindah ke tempat lain. Dia lebih suka berada di dekat Livorno," pungkasnya.
Capello sendiri merupakan pelatih Italia yang berani keluar dari zona nyamannya. Setelah merai kesuksesan bersama AS Roma dan Juventus, ia keluar untuk menukangi Real Madrid, Timnas Inggris, Rusia, dan terakhir Jiangsu Suning.
(La Gazzetta dello Sport via Football Italia)
Baca juga:
Di Tengah Krisis, Barcelona Masih Berharap Bisa Merekrut Matthijs de Ligt
Penyerang Juventus Boleh Mandul, Tapi Pertahanannya Lagi Tokcer!
Simone Inzaghi Ogah Abaikan Juventus dari Perebutan Gelar Serie A
Matthijs de Ligt Masih Belum Saatnya Tinggalkan Juventus, Tunggu Sampai 2024
Blak-Blakan Buffon: Juventus Kehilangan DNA Selama Ada Ronaldo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



