Buffon: Conte Paling Berat, Sarri Pemilih, Allegri Paling Menyenangkan
Dimas Ardi Prasetya | 14 Oktober 2019 03:14
Bola.net - Gianluigi Buffon membeberkan seperti apa rasanya dilatih oleh Antonio Conte, Maurizio Sarri, hingga Massimiliano Allegri.
Buffon sudah melanglang buana di dunia sepak bola profesional sejak tahun 1995 silam. Ia sudah pernah dilatih sejumlah allenatore top.
Di Juventus, saat ini ia dilatih oleh Sarri. Sebelumnya keduanya cuma sering bertemu sebagai rival khususnya saat pelatih berusia 60 tahun itu melatih Napoli.
Sebelum itu, ia juga pernah dilatih Conte. Buffon diasuhnya dari tahun 2011 hingga 2014.
Setelah Conte pergi, Juve menunjuk Allegri sebagai penggantinya. Buffon bermain di bawah arahan eks pelatih AC Milan itu selama sekitar empat tahun.
Kesan Buffon

Baginya para pelatih itu meninggalkan kesan berbeda-beda. Ada pelatih yang disebutnya sangat keras, namun ada juga pelatih yang disebutnya membuatnya tidak bosan.
“Yang terberat tentu Conte. Yang paling menyenangkan adalah Renzo Ulivieri [pelatihnya di Parma], tetapi juga Max Allegri. Maurizio Sarri adalah Pelatih yang paling suka pilih-pilih yang pernah bekerja dengan saya," ungkapnya seperti dilansir Football Italia.
Buffon juga membeberkan kesan yang ia dapatkan dari seorang Carlo Ancelotti. Ia menyebut eks pelatih AC Milan itu salah satu pelatih paling berjasa dalam karir sepak bolanya.
“Saya paling berhutang kepada Carlo Ancelotti . Jika Nevio Scala memiliki ide gila untuk memberikan saya debut untuk Parma, Carlo bahkan lebih gila - ia membuat saya menjadi pilihan utama di depan Luca Bucci, teman saya dan pemain internasional Italia, setelah lima atau enam pertandingan saja," ungkapnya.
“Itu adalah beban besar di pundak saya, tetapi di situlah karier saya benar-benar dimulai. Saya ingat pelatih kiper William Vecchi mengatakan kepada saya: "Jangan optimis, karena Anda akan kalah. Saya yakin Anda tidak akan mengecewakan kami,'" beber Buffon.
Tidur Pun Bikin Penyelamatan
Buffon sangat berdedikasi dan kompetitif sebagai seorang kiper profesional. Saking kompetitifnya, ia mengaku saat tidur pun ia tetap melakukan aksi-aksi penyelamatan.
"Rupanya saya juga melakukan aksi-aksi penyelamatan dalam tidur saya... Mungkin itu penyelamatan-penyelamatan yang tidak bisa saya lakukan selama karier saya," kelakar kiper 41 tahun tersebut.
“Saya sangat kompetitif dan jika saya masih bermain, itulah alasannya. Saya suka persaingan, tetapi kebencian memalukan bagi seluruh umat manusia,” pungkas Buffon.
Gianluigi Buffon kembali ke Juventus pada musim ini. Sebelumnya ia meninggalkan Bianconeri dan pindah ke PSG.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



