Buffon Jadi Kiper Karena Terinspirasi Kiper Legendaris Kamerun
Afdholud Dzikry | 29 Januari 2018 12:06
Bola.net - - Gianluigi Buffon mengungkapkan bahwa dirinya pada awalnya bukanlah seorang kiper karena sebelum itu dia bermain sebagai seorang gelandang. Namun pada akhirnya itu berubah setelah Piala Dunia 1990.
Adalah sosok Thomas N'Kono yang mengubah sosok Buffon. Pemain yang baru saja merayakan ulang tahun ke-40 tersebut mengungkapkan dia memutuskan menjadi kiper setelah melihat kiper legendaris Kamerun, Thomas N'Kono pada Piala Dunia 1990.
Saya adalah seorang gelandang selama empat atau lima tahun, kemudian pada tahun 1990 itu cinta pada pandangan pertama untuk Thomas N'Kono dari Kamerun di Piala Dunia, jadi saya menjadi seorang kiper, ujarnya.
Saat anda masih kecil, karakter besar ini benar-benar menangkap imajinasi anda. Saya memiliki kehidupan terbaik yang bisa dimiliki seseorang, bagi seorang pria yang mencintai olahraga seperti saya, tambahnya.
Olahraga benar-benar merupakan tempat latihan untuk hidup, jadi bila anda memulai lebih awal, saya pikir itu juga bisa menghentikan anda menuruni jalan yang salah, lanjutnya.
Buffon merupakan pemain didikan akademi Parma yang memulai debut di Serie A pada usia 17 tahun 295 hari, saat bermain imbang tanpa gol melawan AC Milan pada 19 November 1995. Penampilannya selama enam tahun membuat banyak klub tertarik untuk mendapatkan jasanya.
Namun Juventus yang pada akhirnya beruntung mendapatkan tanda tangan pemain kelahiran Carrara, 28 Januari 1978 tersebut. Pada tahun 2001 saat itu, Bianconeri harus mengeluarkan biaya senilai 52 juta euro yang merupakan rekor transfer.
Bersama Juventus, Buffon semakin dikenal sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Selama di Turin, berbagai gelar telah dia rasakan, di antaranya delapan Scudetto, satu gelar Serie B, tiga Coppa Italia dan lima Supercoppa Italiana.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





