Buffon, Mengapa Memilih Jadi Kiper?
Asad Arifin | 4 September 2017 20:04
Bola.net - - Kiprah Gianluigi Buffon sebagai salah satu kiper terbaik di dunia memang tidak perlu diragukan lagi. Buffon mengaku ada cerita unik mengapa kemudian ia memilih karir sebagai kiper.
Menurut Buffon, ia mulai tertarik untuk menjadi kiper pada saat berusia 12 tahun. Momen yang membuatnya ingin menjadi kiper adalah saat menyaksikan pertandingan antara Argentina melawan Kamerun di Piala Dunia 1990.
Pada laga itu, Buffon mengaku terpikat dengan magis kiper Kamerun, Thomas N'Kono. Selepas itu, Buffon mantap memilih jadi kiper.
Saat saya masih bocah, ada seseorang yang menjadi mitos dalam hidup saya: Thomas N'Kono, kiper Kamerun. Saya melihatnya bermain di Piala Dunia 1990, buka Buffon dikutip dari Marca.
Piala Dunia 1990 digelar di Italia. Saya ingat pertandingan hari pertama adalah Argentina melawan Kamerun. Kamerun menang, pada saat itu, saya memutuskan menjadi kiper, sambungnya.
Tidak hanya sosok Thomas N'Kono, Buffon juga sejak saat itu mengaku mulai menjadi fans timnas Kamerun. Pemain yang kini berusia 39 tahun senang dengan aksi impresif Kamerun. Tapi, baginya Italia tetap jadi yang nomor satu.
Setelah Italia, Kamerun adalah tim yang ada di hatiku, tandas kiper yang kini membela klub .
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





