Bukan Cuma Taktik Strategi, Ini Kunci Kehebatan Inter Milan Musim Ini

Afdholud Dzikry | 18 April 2026 06:28
Bukan Cuma Taktik Strategi, Ini Kunci Kehebatan Inter Milan Musim Ini
Nicolo Barella dan Marcus Thuram merayakan kemenangan Inter Milan atas Cagliari di lanjutan Serie A, 18 April 2026. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Inter Milan semakin dekat dengan gelar juara setelah membungkam Cagliari di Giuseppe Meazza, Sabtu (18/4/2026) dini hari WIB. Kemenangan telak tiga gol tanpa balas ini memantapkan posisi mereka di puncak klasemen sementara Liga Italia.

Langkah Nerazzurri awalnya terasa sedikit berat pada paruh pertama pertandingan. Mereka sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tamu meski tampil sangat dominan sejak menit awal.

Advertisement

Kran gol baru terbuka setelah jeda melalui aksi tap-in Marcus Thuram. Penyerang asal Prancis tersebut memanfaatkan asis ke-16 musim ini dari kaki Federico Dimarco.

Nicolo Barella kemudian menggandakan keunggulan sebelum ditutup gol indah Piotr Zielinski di masa injury time. Pesta di Giuseppea Meazza pun pecah seiring makin dekatnya trofi Scudetto ke pelukan mereka.

1 dari 3 halaman

Hubungan Spesial Pemain Inter

Marcus Thuram benar-benar menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya di saat yang sangat tepat. Ia tercatat sudah mengemas empat gol dan dua asis hanya dalam tiga pertandingan terakhir.

Kegemilangan Thuram di lapangan ternyata berakar dari suasana ruang ganti yang sangat cair. Para pemain Inter dikenal memiliki hubungan pertemanan yang sangat erat bahkan di luar jam latihan.

"Tidak ada yang berubah, ini hanya masalah momen. Saya sedang berada dalam momen bagus sekarang dan itu berdampak positif bagi Inter," ujar Marcus Thuram kepada Sky Sport Italia.

"Kami adalah skuad yang senang bermain dan menghabiskan waktu bersama. Anda bisa melihat kedekatan itu saat kami berada di atas lapangan," tambah penyerang bernomor punggung sembilan tersebut.

2 dari 3 halaman

Belajar dari Kegagalan Musim Lalu

Inter Milan kini masih memegang keunggulan sembilan poin di puncak klasemen Serie A. Jarak poin yang cukup lebar ini membuat para penggemar mulai menyanyikan yel-yel juara.

Bagi Nicolo Barella, kesuksesan musim ini merupakan buah dari kepahitan yang mereka telan sebelumnya. Kegagalan meraih gelar pada musim lalu menjadi motivasi terbesar untuk bekerja lebih keras tahun ini.

"Saya harap kami benar-benar akan memenangkan tricolor (Scudetto). Musim lalu terasa sangat sulit dan mengajarkan banyak hal kepada kami, namun sekarang saatnya untuk menang," ungkap Nicolo Barella.

"Sangat menyenangkan melihat atmosfer ini tercipta kembali melalui tekad, komitmen, dan kerja keras kami. Ini sungguh luar biasa," tegas gelandang andalan tim nasional Italia itu.

3 dari 3 halaman

Dukungan Penuh untuk Josep Martinez

Pertandingan melawan Cagliari juga menjadi momen emosional bagi penjaga gawang Josep Martinez. Kiper tersebut akhirnya kembali dipercaya tampil sebagai starter setelah melewati masa-masa yang sangat sulit.

Martinez sebelumnya sempat mengalami kecelakaan tragis saat mobilnya ditabrak oleh pengemudi lansia yang jatuh sakit. Dukungan rekan setim menjadi faktor kunci yang membantu proses pemulihan mental sang penjaga gawang.

"Statistik hanya berarti sampai batas tertentu karena hal terpenting adalah memberikan segalanya di lapangan. Saya ingin memuji penampilan Josep Martinez," tutur Nicolo Barella.

"Tidak mudah baginya setelah apa yang terjadi. Kami mencoba untuk selalu berada di sisinya, jadi dia sangat layak mendapatkan momen kebahagiaan ini," pungkas Barella menutup pembicaraan.

Kemenangan ini membawa Inter mencatatkan sejarah dengan memenangi 25 dari 33 laga awal liga. Catatan impresif tersebut menyamai rekor klub pada musim 1988-89, 2006-07, dan 2023-24.

LATEST UPDATE