Cambiasso: Inter Sial Tiap Kali Dipimpin Wasit Tagliavento
Editor Bolanet | 16 Desember 2013 10:17
- memperpanjang rekor buruk tak pernah menang dalam empat laga terakhir di Serie A saat ditumbangkan 2-4 oleh tuan rumah Napoli semalam (15/12). Hasil tersebut membuat Inter untuk sementara terlempar dari empat besar hingga giornata 16.
Kepemimpinan Wasit Paolo Tagliavento yang dianggap berat sebelah dituding Inter sebagai penyebab kekalahan mereka atas Il Partenopei. Setelah Owner Erick Thohir dan Allenatore Walter Mazzarri secara terbuka mengkritik performa Tagliavento, kali ini giliran gelandang veteran, Esteban Cambiasso yang menyuarakan ketidak puasan atas kepemimpinan wasit berusia 41 tahun ini.
Pria asal Argentina ini mempertanyakan keputusan wasit untuk mengusir Ricky Alvarez di menit ke 71, saat timnya tengah gencar mengejar ketertinggalan dalam kedudukan 2-3.
Sata tak tahu apa yang harus saya katakan, saya tak paham mengapa wasit mengeluarkan kartu merah, keluh pemain 33 tahun ini.
Selain itu, Cambiasso juga mengingatkan kembali bahwa ini bukan pertama kalinya Inter bernasib buruk saat dipimpin oleh Tagliavento. El Chuchu menyatakan bahwa Inter sepertinya selalu sial tiap kali menjalani laga di bawah kepemimpinan wasit yang sama.
Sepertinya kami selalu sial tiap kali dipimpin Tagliavento. Saya ingat insiden gerakan borgol (yang dilakukan Jose Mourinho tiga tahun silam) dalam laga kontra , lalu juga saat ia memimpin pertandingan kami lawan tahun lalu. Dia juga yang menjadi wasit saat Inter menghadapi musim ini.
Saya merasa bahwa ia selalu tidak beruntung tiap kali memimpin kami, Cambiasso menutup pernyataannya dengan sindiran.[initial]
(si/mri)
Kepemimpinan Wasit Paolo Tagliavento yang dianggap berat sebelah dituding Inter sebagai penyebab kekalahan mereka atas Il Partenopei. Setelah Owner Erick Thohir dan Allenatore Walter Mazzarri secara terbuka mengkritik performa Tagliavento, kali ini giliran gelandang veteran, Esteban Cambiasso yang menyuarakan ketidak puasan atas kepemimpinan wasit berusia 41 tahun ini.
Pria asal Argentina ini mempertanyakan keputusan wasit untuk mengusir Ricky Alvarez di menit ke 71, saat timnya tengah gencar mengejar ketertinggalan dalam kedudukan 2-3.
Sata tak tahu apa yang harus saya katakan, saya tak paham mengapa wasit mengeluarkan kartu merah, keluh pemain 33 tahun ini.
Selain itu, Cambiasso juga mengingatkan kembali bahwa ini bukan pertama kalinya Inter bernasib buruk saat dipimpin oleh Tagliavento. El Chuchu menyatakan bahwa Inter sepertinya selalu sial tiap kali menjalani laga di bawah kepemimpinan wasit yang sama.
Sepertinya kami selalu sial tiap kali dipimpin Tagliavento. Saya ingat insiden gerakan borgol (yang dilakukan Jose Mourinho tiga tahun silam) dalam laga kontra , lalu juga saat ia memimpin pertandingan kami lawan tahun lalu. Dia juga yang menjadi wasit saat Inter menghadapi musim ini.
Saya merasa bahwa ia selalu tidak beruntung tiap kali memimpin kami, Cambiasso menutup pernyataannya dengan sindiran.[initial]
Seputar Kekalahan Inter dari Napoli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













