Capello Bongkar Kelemahan Juventus, Sentil Bintang AC Milan, Serta Memuji Napoli dan Inter!
Editor Bolanet | 11 Oktober 2025 11:05
Bola.net - Pelatih legendaris, Fabio Capello berbicara banyak mengenai peta kekuatan Serie A di awal musim ini. Ia memberikan pujian kepada beberapa tim, namun juga melontarkan kritik pedas yang menyoroti kelemahan fatal Juventus.
Selain menyoroti masalah Si Nyonya Tua, Capello juga memberikan sentilan khusus untuk bintang AC Milan, Rafael Leao. Pemain asal Portugal itu dinilai masih memiliki masalah inkonsistensi yang serius.
Di sisi lain, mantan pelatih Timnas Inggris ini terkesan dengan kebangkitan Inter Milan dan konsistensi yang ditunjukkan oleh Napoli. Ia juga melihat AC Milan memiliki formula yang sangat menarik untuk meraih kesuksesan.
Tidak ketinggalan, Capello juga menilai AS Roma memiliki potensi untuk menjadi kuda hitam. Menurutnya, tim ibu kota itu bisa menjadi salah satu kejutan di perburuan gelar Scudetto musim ini.
Pujian untuk Napoli, Inter, dan Milan

Fabio Capello melihat persaingan gelar Serie A musim ini akan berjalan sangat menarik. Ia menyoroti tiga tim yang menunjukkan tanda-tanda paling menjanjikan di pekan-pekan awal.
Menurutnya, Napoli menunjukkan daya saing yang absolut, sementara Inter Milan telah terlahir kembali sebagai sebuah tim yang solid. Di sisi lain, AC Milan dengan perpaduan pemain senior dan mudanya dianggap sebagai proyek yang sangat menarik.
"Ada daya saing absolut dari Napoli, kembalinya Inter sebagai sebuah tim dan sebagai kepercayaan diri pada pelatih mereka," kata Capello di Festival dello Sport, via TuttoMercatoWeb.
"Dan Milan yang dengan dua veteran seperti Modric dan Rabiot melakukan sesuatu yang sangat menarik: menunjukkan kepada para pemain muda bahwa dengan kualitas dan determinasi Anda bisa melangkah jauh," sambungnya.
Sentilan untuk Bintang AC Milan, Rafael Leao

Meskipun memuji proyek AC Milan, Fabio Capello tidak ragu untuk memberikan catatan khusus bagi bintang utama mereka, Rafael Leao. Ia melihat Leao masih memiliki satu kelemahan besar yang menghambat potensinya.
Capello mengakui bahwa Leao dibekali kualitas teknik yang luar biasa. Namun, sang pemain dinilai sering kehilangan fokus di tengah pertandingan, terutama saat tim sedang dalam fase bertahan.
"Dia memiliki kualitas yang hebat tetapi kehilangan fokus selama pertandingan," ujar Capello.
"Dia tidak selalu terlibat, terutama saat bertahan. Dia telah menemukan seorang pelatih yang tampaknya telah mencengkeramnya, semoga bukan untuk menyakitinya, tetapi untuk membangunkannya," lanjutnya.
Potensi Kuda Hitam AS Roma

Dalam analisisnya, Capello juga memberikan perhatian khusus kepada AS Roma. Ia meyakini bahwa tim asuhan Gian Piero Gasperini tersebut memiliki kapasitas untuk ikut meramaikan perburuan gelar Scudetto.
Kehadiran pemain berkualitas seperti Paulo Dybala dan Matias Soule menjadi salah satu alasannya. Ditambah lagi dengan karakter pelatih yang tanpa henti mendorong timnya untuk mencapai target.
"Saya pikir mereka bisa bertarung untuk Scudetto," tegas Capello.
"Mereka memiliki pemain berkualitas seperti Soule dan Dybala dan seorang pelatih yang tak kenal lelah dan tahu ke mana dia ingin pergi. Dengan penguatan di area yang tepat, mereka bisa menjadi salah satu kejutan," jelasnya.
Kelemahan Fatal Juventus

Di akhir analisisnya, Capello membongkar masalah utama yang ia lihat di tubuh Juventus. Menurutnya, tim asuhan Massimiliano Allegri tersebut masih belum menemukan keseimbangan yang tepat.
Lini tengah menjadi sorotan utamanya, di mana ia merasa Juve tidak memiliki soliditas sekaligus kreativitas seperti yang ditunjukkan Modric di Milan. Selain itu, lini depan yang mandul meski mahal juga menjadi masalah serius.
"Juventus belum memiliki keseimbangan yang tepat atau lini tengah yang menawarkan jaminan, menjadi solid saat bertahan sekaligus memiliki kreativitas seperti yang dibawa Modric," analisisnya.
"Masalah sebenarnya adalah para penyerang belum memberikan hasil seperti yang diharapkan, meskipun investasinya besar," pungkas Capello.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Legenda Milan, Alessandro Nesta Blak-blakan: Awalnya Saya Tolak Juventus dan Ingin Sekali Gabung Inter!
Usai Ditegur Rabiot Gara-gara Tumpul di Lini Serang Milan, Leao Dibela Mati-Matian oleh Ibrahimovic
Ibrahimovic Konfirmasikan Drama di Ruang Ganti Milan: Allegri Tegur Keras Leao Usai Lawan Juventus
Masa Depan di Milan Tidak Jelas, Maignan Diincar Juventus
Kritik Keras Michel Platini: Kenan Yildiz Bukan Nomor 10 Sejati Juventus di Tangan Igor Tudor?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Conte ke Allegri, Napoli Mengulang Jejak Sejarah Juventus
Liga Italia 29 Mei 2026, 07:46
-
Inter Milan dan Liverpool Sedikit Lagi Sepakati Transfer Curtis Jones
Liga Italia 29 Mei 2026, 01:00
LATEST UPDATE
-
Harga Mahal Strategi Ultradefensif Arteta di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:21
-
Wasit Menghukum Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:02
-
Memuji Sikap Marquinhos
Liga Champions 31 Mei 2026, 05:56
-
Jumlah Trofi Liga Champions: PSG Punya 2, Kylian Mbappe Masih 0!
Liga Champions 31 Mei 2026, 03:39
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04












