Cara Argentina Hentikan Lamine Yamal: Kunci Saja Dia di Kamar!

Cara Argentina Hentikan Lamine Yamal: Kunci Saja Dia di Kamar!
Pemain Spanyol Lamine Yamal bereaksi dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Belgia di Inglewood, California, dekat Los Angeles, Jumat, 10 Juli 2026 (c) AP Photo/Lindsey Wasson

Bola.net - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, melontarkan candaan saat ditanya mengenai cara menghentikan Lamine Yamal menjelang final Piala Dunia 2026 kontra Spanyol. Ia menyebut cara paling efektif untuk menghentikan sang winger adalah mengunci sang pemain di kamarnya.

Dini hari nanti, Timnas Argentina akan memainkan pertandingan terpenting mereka. La Albiceleste akan menantang Timnas Spanyol di final Piala Dunia 2026.

Timnas Spanyol sendiri diprediksi menjadi lawan yang tangguh bagi Argentina. Pasalnya La Furia Roja saat ini dipenuhi oleh pemain-pemain kelas dunia.

Di antara 25 pemain tersebut, nama Lamine Yamal disebut-sebut bakal jadi ancaman utama bagi Argentina di laga ini. Winger Barcelona itu tampil impresif sepanjang Piala Dunia dan diyakini bakal merepotkan para bek Argentina di final nanti.

Simak komentar lengkap Scaloni terkait Yamal di bawah ini.

Dikunci di Kamar

Dikunci di Kamar

Pemain Spanyol, Lamine Yamal, melepaskan tembakan ke arah gawang Austria dalam pertandingan Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026). (c) AP Photo/Marcio J. Sanchez

Dalam konferensi persnya sebelum pertandingan final Piala Dunia 2026 ini, Scaloni mengakui bakat besar yang dimiliki Yamal. Ia juga tahu bahwa Argentina harus bisa menghentikan sang winger jika mereka ingin memenangkan partai puncak ini.

Scaloni mengaku berharap bisa mengunci winger muda Barcelona tersebut di kamarnya agar tidak tampil dalam pertandingan final.

"Bagaimana cara menghentikan Yamal? Saya berharap kami bisa mengunci Lamine di kamarnya!" ujar Scaloni sambil tertawa.

Talenta Istimewa

Talenta Istimewa

Winger Timnas Spanyol, Lamine Yamal (c) AP Photo/Gregory Bull

Meski demikian, Scaloni memberikan pujian setinggi langit kepada Yamal. Ia menilai pemain berusia 19 tahun tersebut merupakan talenta luar biasa dan salah satu aset berharga bagi sepak bola dunia.

Menurut Scaloni, performa Yamal selama ini menunjukkan bahwa sang pemain akan memberikan banyak kebahagiaan bagi Timnas Spanyol di masa depan.

"Dia adalah pemain yang luar biasa, harta karun bagi sepak bola. Dia masih sangat muda dan masih memiliki begitu banyak hal untuk diberikan kepada sepak bola."

"Dia bermain dengan sangat luar biasa. Dia akan memberikan banyak kebahagiaan kepada Spanyol. Mari berharap itu tidak terjadi pada hari Minggu ini," pungkas Scaloni.

Sumber: Fabrizio Romano