Cerita Kegagalan Materazzi Yakinkan Mourinho
Editor Bolanet | 26 Mei 2010 13:00
Bek yang turut menjadi pahlawan Italia di Piala Dunia 2006 tersebut berbicara sebelum dirinya masuk ke lapangan saat sudah unggul 2-0 dari Bayern Munich, namun permintaannya hanya menjadi angin lalu bagi pendirian keras Lo Speciale.
"Aku berbicara sebelum masuk ke lapangan, aku berucap 'Aku mohon bertahanlah, kau tidak akan dicintai sebanyak di sini', dan kemudian ia menangis, dia bilang 'aku harus pergi' kemudian aku masuk lapangan, setelah itu aku pun menitikkan air mata juga," cerita kepada La Gazzetta dello Sport.
Matrix amat khawatir dengan kepergian , ia pun yakin ini akan sangat berdampak bagi hidup mereka, dan tidak akan pernah sama lagi setelah ini.
"Apa yang telah hilang bagi kami? seorang konduktor, seorang pemimpin, seorang yang akan melakukan segalanya demi klubnya, dan saya yakin semua orang akan sangat kehilangan sosoknya,"
"Apakah kami akan bisa memulai siklus baru? Itu semua tergantung, apakah kami mampu menjaga mentalitas yang telah bangun dalam klub ini," (goal/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk Amerika Serikat
Piala Dunia 9 Juni 2026, 08:42
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 9 Juni 2026, 08:37
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 9 Juni 2026, 08:37
-
Alasan Mengapa Fans Liverpool Harus Antusias Menyambut Andoni Iraola
Liga Inggris 9 Juni 2026, 06:29
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











