Cerita Pemain Atalanta Tentang Bergamo yang Kini Jadi Kota Mati
Gia Yuda Pradana | 17 Maret 2020 16:01
Bola.net - Atalanta beberapa waktu lalu telah memastikan diri lolos ke babak perempat final Liga Champions 2019/20 usai menyingkirkan Valencia. Atalanta menang agregat 8-4. Namun, pandemi virus Corona telah mengubah atmosfer penuh suka cita itu menjadi situasi yang sangat mencekam.
Italia adalah negara Eropa yang paling terdampak oleh pandemi virus Corona. Kasus aktifnya saat ini hampir mencapai 25.000, sedangkan angka kematiannya telah melebihi 1.800 orang. Serie A pun sudah dihentikan untuk sementara.
Atalanta adalah klub yang berbasis di Bergamo, Lombardia. Sementara itu, Lombardia merupakan pusat penyebaran virus corona paling parah di Italia, dan sejak beberapa waktu lalu telah diisolasi total.
Pemain Atalanta, Robin Gosens, mengungkapkan seperti apa situasi di Bergamo saat ini. Menurutnya, kota ini sudah seperti kota mati.
Ketakutan Itu Nyata

"Saya tak mengerti satu hal: kenapa mereka membiarkan kami main tanpa penonton, sementara masih ada fans memadati kota-kota Eropa lain di Liga Champions? Itu tak masuk akal," kata Gosens, seperti dikutip Football Italia.
"Saya merasakan ketakutan itu, ketika mereka menjelaskan bahwa Lombardia adalah pusat dari segalanya, dan wilayah-wilayah lain di Eropa kasusnya tak sebanyak itu. Waktu itu, saya bilang pada diri saya sendiri: 'OK, sebelumnya di Wuhan, begitu jauhnya, dan sekarang di sini. Sekarang kita berada dalam bahaya'."
"Ketakutan bukan cuma melanda wilayah-wilayah sekitar, tapi Bergamo pada khususnya, yang saat ini telah menjadi kota mati."
"Mereka mengatakan tentang surat kabar Eco Di Bergamo yang isinya penuh dengan berita kematian. Itu menakutkan."
"Saya pun bilang pada diri saya lagi: 'Saya dan Rabea, tunangan saya, kami harus bicara. Mungkin dia harus pulang ke Jerman'. Namun, dia ingin tetap bersama saya, jadi kami pun memutuskan kalau dia tetap tinggal."
Di Situasi yang Sama

Bek Juventus, Daniele Rugani, adalah kasus positif Corona pertama di Serie A. Saat mendengar itu, Gosens mengakui bahwa pikirannya jadi semakin kalut.
"Ketika dengar kabar tentang terinfeksinya dia (Rugani), kami semua berpikir: 'sekarang kita tak tahu kapan kita akan kembali bermain'. Saya memikirkan tentang karantian, untuknya, untuk rekan-rekannya, lawan-lawannya. Saya rasa kami semua berada di situasi yang sama."
"Nyatanya, sejak hari ini, saya juga mengisolasi diri. Namun, belum ada yang berubah. Saya sudah melakukannya sejak Rabu. Kecemasan saya sama seperti sejak beberapa hari lalu, tak kurang atau lebih."
Sempat Meremehkan Virus Ini

Atalanta memainkan pertandingan terakhirnya di stadion tertutup, yakni melawan Valencia di babak 16 besar Liga Champions, di Mestalla, Spanyol.
"Kami 99 persen yakin kalau kami akan tetap main di Liga Champions, jadi kami berusaha berlatih dengan baik, dan bekerja keras," kata Gosens.
"Namun, tidak mudah untuk berkonsentrasi. Kami mengulang-ulang apa yang kami lakukan di atas lapangan, dan bagaimana kami telah menulis sejarah, supaya bisa setidaknya membuat para pendukung kami tersenyum. Kami membuat kota ini bahagia setidaknya selama dua jam."
"Kami semua meremehkannya (virus Corona), dan saya termasuk. Saya bilang pada diri sendiri kalau itu paling buruk cuma flu. Saya pergi keluar, ke restoran, bertemu teman-teman."
"Kami tak tahu tentang musuh ini, dan apa yang bisa dilakukannya. Kami baru sadar setelah sudah begitu banyak kasus. Itu ketika mereka menjelaskan arti dari dua kata itu: zona merah."
"Di situasi ini, muncullah sisi-sisi bagusnya. Keberanian, solidaritas, jati diri orang-orang. Kami jadi menghargai kehidupan. Membaca tentang orang-orang yang keluar ke balkon, dan memberi aplaus pada para dokter dan perawat, itu membuat saya terharu."
Menanti Kelanjutan

Kelanjutan Serie A, juga Liga Champions, dan kompetisi-kompetisi lainnya belum bisa dipastikan.
"Entah apa keputusannya, apa solusi yang bisa memuaskan semua orang," lanjut Gosens.
"Di masa karantina ini, saya jadi punya lebih banyak waktu dengan tunangan saya, belajar dan mempersiapkan diri untuk ujian psikologi, juga membaca buku-buku yang ada."
"Saya juga menyempatkan berlatih sedikit di rumah, meski rasanya aneh. Bukan karena ini dilakukan di rumah, tapi aneh karena kita tidak tahu kapan kita akan membutuhkannya," pungkas bek kiri 25 tahun berdarah Jerman-Belanda tersebut.
Sumber: Football Italia
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

