Chiellini: Intimidasi Suporter Adalah Hal Yang Biasa
Editor Bolanet | 29 Mei 2013 10:37
- Defender Timnas Italia, Giorgio Chiellini angkat bicara mengenai pelecehan rasial yang masih marak dilakukan oleh suporter di Italia.
Kita harus membedakan antara rasialisme dengan intimidasi personal biasa. Setiap pemain pasti pernah mendapatkan ejekan di lapangan, itu hal yang normal selama tidak menyinggung soal rasial, kata pemain 28 tahun ini kepada figc.it.
Ketika ada chant mengejek Balotelli yang bukan rasialisme, hal tersebut memang tidak dapat dibenarkan namun sangat wajar terjadi dalam pertandingan. Lain lagi jika intimidasi tersebut menjurus rasial, namun meskipun begitu tidak seharusnya anda meninggalkan lapangan karena hal tersebut. Biarkan yang pihak yang berwenang untuk mengambil keputusan.
Musim ini rasialisme penonton memang masih menjadi masalah yang sulit dihindarkan di Italia. , Inter Milan, dan AS Roma telah didenda karena disinyalir melakukan chant rasial terhadap Mario Balotelli. Dalam kesempatan lain, Kevin-Prince Boateng juga melakukan walk out di tengah pertandingan setelah merasa mendapatkan perlakuan rasial dari suporter Pro Patria. (figc/fox/mri)
Kita harus membedakan antara rasialisme dengan intimidasi personal biasa. Setiap pemain pasti pernah mendapatkan ejekan di lapangan, itu hal yang normal selama tidak menyinggung soal rasial, kata pemain 28 tahun ini kepada figc.it.
Ketika ada chant mengejek Balotelli yang bukan rasialisme, hal tersebut memang tidak dapat dibenarkan namun sangat wajar terjadi dalam pertandingan. Lain lagi jika intimidasi tersebut menjurus rasial, namun meskipun begitu tidak seharusnya anda meninggalkan lapangan karena hal tersebut. Biarkan yang pihak yang berwenang untuk mengambil keputusan.
Musim ini rasialisme penonton memang masih menjadi masalah yang sulit dihindarkan di Italia. , Inter Milan, dan AS Roma telah didenda karena disinyalir melakukan chant rasial terhadap Mario Balotelli. Dalam kesempatan lain, Kevin-Prince Boateng juga melakukan walk out di tengah pertandingan setelah merasa mendapatkan perlakuan rasial dari suporter Pro Patria. (figc/fox/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













