Chivu Bicara Reaksi Inter Usai Bangkit dari Ketertinggalan: Akui Kesalahan, Puji Mental Tim!
Richard Andreas | 24 Januari 2026 08:48
Bola.net - Inter Milan kembali menunjukkan daya bangkitnya di Serie A. Tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil membalikkan keadaan dan menaklukkan Pisa dengan skor telak 6-2 di kandang sendiri.
Kemenangan tersebut tidak hanya ditentukan oleh kualitas individu, tetapi juga respons kolektif tim dalam situasi sulit. Inter bahkan sudah memastikan comeback sebelum turun minum.
Pelatih Cristian Chivu menilai laga ini sebagai ujian mental yang berhasil dilewati timnya. Ia juga memberikan penjelasan terkait momen krusial di awal pertandingan.
Chivu Terkesan dengan Reaksi Tim

Cristian Chivu menegaskan bahwa pertandingan sepak bola tidak pernah selesai sebelum peluit akhir. Menurutnya, Inter mampu membalikkan keadaan karena tetap percaya pada proses meski tertinggal.
Pelatih asal Rumania itu menilai reaksi para pemain menjadi faktor penentu. Inter tidak kehilangan arah dan terus menekan Pisa dengan kualitas serta intensitas tinggi.
“Sebuah pertandingan berlangsung 100 menit, dan itu bisa dibalikkan,” ujar Chivu kepada DAZN melalui FCInter1908.
Blunder Sommer dan Tanggung Jawab Pelatih
Gol pembuka Pisa lahir dari situasi build-up Inter yang gagal. Yann Sommer kehilangan bola di luar kotak penalti, yang kemudian dimanfaatkan Stefano Moreo untuk mencetak gol dengan lob jarak jauh.
Chivu secara terbuka membela kiper asal Swiss tersebut. Ia menegaskan bahwa kesalahan itu berawal dari instruksi yang ia berikan.
“Itu salah saya karena saya yang meminta hal-hal tertentu kepada kiper. Terkadang saya menempatkan Yann dalam situasi sulit,” kata Chivu.
Titik Balik dan Pergantian Krusial
Setelah kebobolan dua gol, Inter kembali kemasukan dari situasi bola mati. Namun, Chivu melihat momen itu justru memicu reaksi positif dari timnya.
Pergantian Federico Dimarco menggantikan Luis Henrique pada menit ke-34 menjadi titik balik laga. Dimarco kemudian tampil sebagai Man of the Match dengan satu gol dan satu assist.
“Mereka mencetak gol dari situasi bola mati. Setelah itu, kami menunjukkan kebanggaan dan terus menekan dengan kualitas dan intensitas, lalu membalikkan keadaan,” ucap Chivu.
Mentalitas dan Percaya Proses
Bagi Chivu, sikap pemain menjadi aspek terpenting dari kemenangan ini. Ia menilai Inter sempat berada di ambang situasi sulit, tetapi memilih untuk tetap menjalankan rencana permainan.
Pelatih Inter itu mengakui masih ada penyesalan kecil karena gol keempat baru tercipta di akhir laga. Namun secara keseluruhan, ia puas dengan respons anak asuhnya.
“Sikap adalah hal terpenting; terkadang Anda harus menderita, tetapi yang menentukan adalah bagaimana Anda bereaksi. Kami bisa saja runtuh, tetapi tim tetap melakukan hal-hal mereka,” ujarnya.
Kepercayaan pada Pio Esposito dan Skuad
Keunggulan Inter sebelum jeda dipastikan oleh Pio Esposito yang mencetak gol sesaat sebelum turun minum. Itu menjadi gol ketiganya di Serie A musim ini.
Chivu memuji keberanian sang pemain muda dalam mengambil tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain dalam skuad memiliki peran yang sama pentingnya.
“Dia benar-benar ingin membuktikan diri dan berani mengambil tanggung jawab, seperti semua 25 pemain kami,” kata Chivu.
“Dan jika semuanya tidak berjalan baik, itu akan selalu menjadi salah saya karena terkadang saya mendorong terlalu keras. Saya senang mereka percaya pada pekerjaan kami.”
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Juventus Incar Bernardo Silva, Gaji Jadi Hambatan Utama Transfer
Liga Italia 3 April 2026, 16:10
-
Cari Alternatif Rashford, Barcelona Lirik Mantan Pemainnya Sendiri
Liga Spanyol 3 April 2026, 15:40
-
Jadwal BRI Super League Hari Ini: Arema FC dan Dewa United Tanding
Bola Indonesia 3 April 2026, 13:43
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini, Jumat 3 April 2026: Ada LavAni vs Garuda Jaya
Voli 3 April 2026, 11:08
-
Jika Brasil Bisa Punya Ancelotti, Mengapa Italia Tak Ambil Mourinho?
Piala Dunia 3 April 2026, 10:30
-
Roberto Mancini Bidik Kursi Pelatih Timnas Italia Lagi
Piala Dunia 3 April 2026, 10:00
-
Dusan Vlahovic Ingin Bertahan di Juventus, Negosiasi Masih Tersendat
Liga Italia 3 April 2026, 09:30
-
Roberto De Zerbi Tegaskan Siap Bertahan di Tottenham Meski Terdegradasi
Liga Inggris 3 April 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13









