Conte Tidak Ikut Andil Dalam Keputusan Inter Melepas Icardi dan Nainggolan
Dimas Ardi Prasetya | 8 Juli 2019 05:49
Bola.net - Antonio Conte mengatakan bahwa keputusan untuk melepas Mauro Icardi dan Radja Nainggolan bukan berasal dari dirinya melainkan merupakan keputusan manajemen Inter Milan.
Icardi dan Nainggolan merupakan pilar penting Inter. Akan tetapi belakangan nasibnya di Giuseppe Meazza tidak jelas.
Inter disebut ingin menjual Icardi. Beberapa pekan belakangan ini santer disebut pemain asal Argntina itu akan dikorbankan agar mereka bisa mendatangkan Romelu Lukaku dari Manchester United.
Nainggolan juga disebut sempat ditawarkan pada United agar bisa mendapatkan jasa Lukaku. Namun pemain asal Belgia berdarah Indonesia itu juga dikabarkan sempat ditawarkan ke Barcelona untuk dibarter dengan Arturo Vidal.
Masa depan kedua pemain itu akhirnya menjadi jelas. Inter mengkonfirmasikan bahwa kedua pemain itu akan mereka lepas pada musim panas ini.
Konfirmasi itu dilontarkan oleh CEO Inter, Beppe Marotta. "Mereka [Icardi dan Nainggolan] tidak masuk dalam rencana kami," beber Marotta kepada Sky Sport Italia belum lama ini.
"Kami sudah menyampaikan hal ini kepada mereka, dan kami tetap menghormati mereka sebagaimana adanya."
Bukan Saya
Conte menjalani sesi konferensi pers perdananya bersama Inter pada hari Minggu (07/07) kemarin. Pada kesempatan itu ia ditanya apa alasannya melepas Icardi dan Nainggolan.
Conte mengaku ia sebenarnya tak ikut membuat keputusan melepas keduanya. Namun ia percaya bahwa klub memang telah membuat keputusan terbaik bagi Inter.
“Sehubungan dengan Icardi dan Nainggolan, klub punya cukup waktu untuk mengevaluasi situasi dan membuat keputusan. Yang saya lakukan hanyalah mendukung visi klub," akunya seperti dilansir Football Italia.
"Pelatih dan klub harus bekerja sebagai satu kesatuan dan kami sepenuhnya bersatu dalam hal ini,” sambung Conte.
Suka Tantangan
Arsitek berusia 49 tahun ini secara mengejutkan menerima lamaran Inter pada musim panas ini. Ia pu ditanya apa alasannya mau menerima tawaran dari Nerrazzuri.
Padahal Inter sempat terpuruk sebelumnya. Tugas membangkitkan Nerrazzuri pun terkenal tidak mudah. Namun Conte mengatakan bahwa ia menerima tawaran itu karena ia suka dengan tantangan yang sulit.
“Ini jalan yang sulit, tetapi juga jalan yang menarik. Sebagian besar dari kita menjalani hidup kita untuk jenis tantangan seperti ini, yang sangat sulit untuk dicapai. Ini adalah tantangan yang sulit bagi saya, tetapi juga yang terbaik," tuturnya.
“Saya suka tantangan-tantangan itu di mana Anda memiliki peluang satu persen untuk menang dan bekerja keras untuk satu persen itu," sambung Conte.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan AC Milan
Liga Italia 16 Juni 2026, 23:38
-
Resmi! AC Milan Perkenalkan Ruben Amorim Sebagai Pelatih Baru Rossoneri
Liga Italia 16 Juni 2026, 23:31
-
Waduh, Juventus Bakal Ditinggal Sang Bek ke Inggris?
Liga Italia 15 Juni 2026, 23:59
-
Detail Kontrak Ruben Amorim di AC Milan: Gaji Turun Jauh dari di MU?
Liga Italia 15 Juni 2026, 19:05
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Buka Peluang Bermain di MLS pada Masa Depan
Liga Spanyol 22 Juni 2026, 17:50
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kanada 25 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 17:47
-
Lionel Scaloni Tegaskan Argentina Tetap Bersatu untuk Dukung Lionel Messi
Piala Dunia 22 Juni 2026, 17:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Maroko vs Haiti 25 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 17:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Skotlandia vs Brasil 25 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 16:44
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Bosnia dan Herzegovina vs Qatar 25 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 16:13
-
Persib Bandung Dikaitkan dengan Aymen Hussein dan Mike van der Hoorn
Bola Indonesia 22 Juni 2026, 15:34
-
Reece James Sedih Marc Cucurella Tinggalkan Chelsea untuk Real Madrid
Liga Inggris 22 Juni 2026, 15:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









