Cosmi: Milan Beruntung Ibra Hengkang
Editor Bolanet | 22 Juli 2012 14:01
- Pelatih Serse Cosmi meyakini bahwa kepergian Zlatan Ibrahimovic akan berdampak bagus bagi AC Milan. Menurutnya, pemain seperti Ibra hanya mementingkan uang, bukan prestasi.
Para fans Milan sepertinya memiliki pendapat yang berbeda dengan Cosmi. Mereka telah melakukan protes terkait penjualan dua pemain andalan Rossoneri, Ibra dan Thiago Silva. Beberapa di antaranya bahkan berencana mengajukan gugatan kepada klub dengan dasar 'iklan palsu' dalam penjualan tiket terusan mereka.
Cosmi bersikukuh bahwa Milanisti harusnya berterima kasih kepada Presiden Silvio Berlusconi atas transfer itu. Kepergian Ibra merupakan hal yang bagus bagi Milan. Sekarang mereka bisa memiliki kesempatan besar untuk membangun kembali kekuatannya, ucap Cosmi kepada Sportmediaset.
Kita harus membawa kembali sepakbola Italia ke level yang lebih tinggi. Beberapa pemain mungkin ingin kembali ke Italia di masa depan. Saat itu, kita bisa dengan tegas menutup pintu untuk mereka, lanjutnya.
Jika kita sukses membangun kembali kekuatan kita dengan pemain binaan sendiri, akan ada antrian para bintang yang ingin kembali ke Serie A. Para pemain yang pergi seperti Ibra hanya mementingkan uang. Prancis dan China bukanlah masa depan bagi sepakbola, tutup Cosmi.
Ibra memang mendapatkan kenaikan gaji di PSG. Dia kini dibayar sekitar 15 juta euro per musim, tertinggi di Ligue 1. (foti/hsw)
Para fans Milan sepertinya memiliki pendapat yang berbeda dengan Cosmi. Mereka telah melakukan protes terkait penjualan dua pemain andalan Rossoneri, Ibra dan Thiago Silva. Beberapa di antaranya bahkan berencana mengajukan gugatan kepada klub dengan dasar 'iklan palsu' dalam penjualan tiket terusan mereka.
Cosmi bersikukuh bahwa Milanisti harusnya berterima kasih kepada Presiden Silvio Berlusconi atas transfer itu. Kepergian Ibra merupakan hal yang bagus bagi Milan. Sekarang mereka bisa memiliki kesempatan besar untuk membangun kembali kekuatannya, ucap Cosmi kepada Sportmediaset.
Kita harus membawa kembali sepakbola Italia ke level yang lebih tinggi. Beberapa pemain mungkin ingin kembali ke Italia di masa depan. Saat itu, kita bisa dengan tegas menutup pintu untuk mereka, lanjutnya.
Jika kita sukses membangun kembali kekuatan kita dengan pemain binaan sendiri, akan ada antrian para bintang yang ingin kembali ke Serie A. Para pemain yang pergi seperti Ibra hanya mementingkan uang. Prancis dan China bukanlah masa depan bagi sepakbola, tutup Cosmi.
Ibra memang mendapatkan kenaikan gaji di PSG. Dia kini dibayar sekitar 15 juta euro per musim, tertinggi di Ligue 1. (foti/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
-
Eks Real Madrid Ini Jadi Pembelian Kedua Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 4 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












