Costa Akui Main di Italia Lebih Sulit dari Bundesliga
Dimas Ardi Prasetya | 19 Oktober 2017 21:25
Bola.net - - Winger Juventus Douglas Costa mengakui bahwa bermain di Italia lebih sulit ketimbang di Jerman karena ruang geraknya lebih sempit.
Winger lincah asal Brasil tersebut baru pindah ke Juve pada musim panas 2017 kemarin. Ia beranjak pindah dari Bayern Munchen dengan status pinjaman dengan opsi untuk mempermanenkannya pada musim panas tahun depan.
Namun setelah pindah ke Italia, Costa tampaknya sedikit kesulitan untuk beradaptasi. Pasalnya ia baru baru sekali saja dimainkan secara penuh di Serie A, yakni saat melawan Torino.
Selain itu, ia juga baru sekali dipercaya bermain full 90 menit saat Juve bermain lawan Barcelona pada September lalu. Menurut eks pemain Shakhtar Donetsk tersebut, ia belum bisa berkembang karena saat ini masih merasa kesulitan beradaptasi dengan sepakbola Italia.
Liga di Italia benar-benar berbedar dari Bundesliga, di mana para pemain bertahannya berbeda dan ada ruang lebih luas, tutur Costa pada ANSA.
Namin saya akan beradaptasi seiring dengan waktu, sambungnya.
Sejauh ini Costa bermain sebanyak 10 kali di semua ajang kompetisi bersama Juve. Ia baru mencatatkan satu assist dan satu gol saja.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luciano Spalletti Berharap Kemenangan atas Napoli Pulihkan Kepercayaan Diri Juventus
Liga Italia 2 November 2026, 19:50
-
Prediksi Atletico Madrid vs Bayern 4 November 2026
Liga Champions 2 November 2026, 11:56
-
Rating Pemain Juventus usai Bungkam Napoli 2-0: Tiga Pemain Nilai 8, Alajbegovic 9
Liga Italia 2 November 2026, 08:08
-
Man of the Match Juventus vs Napoli: Kerim Alajbegovic
Liga Italia 2 November 2026, 05:55
-
Hasil Juventus vs Napoli: Dua Gol Spektakuler Bawa Juve Menang 2-0
Liga Italia 2 November 2026, 05:16
LATEST UPDATE
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




