Damien Comolli dan Giorgio Chiellini Terancam Sanksi Berat Usai Protes Keras di Derby d'Italia
Asad Arifin | 16 Februari 2026 20:58
Bola.net - Derby d'Italia pekan ke-25 Serie A 2025/2026 antara Inter Milan dan Juventus belum benar-benar usai. Kontroversi kartu merah Pierre Kalulu kini merembet ke ranah disipliner.
Kalulu diusir wasit pada menit ke-42 setelah menerima kartu kuning kedua dalam duel dengan Alessandro Bastoni. Insiden itu memicu tudingan diving dan memanaskan atmosfer laga.
Kemarahan kubu Juventus tidak berhenti di lapangan. Dua direktur mereka, Damien Comolli dan Giorgio Chiellini, melayangkan protes keras terhadap perangkat pertandingan.
Laporan media Italia menyebut keduanya kini berpotensi menghadapi sanksi larangan beraktivitas akibat konfrontasi dengan wasit Federico La Penna di terowongan stadion.
Konfrontasi Panas di Terowongan Stadion Meazza

Insiden terjadi saat jeda babak pertama di Stadion Meazza. Video yang viral di media sosial memperlihatkan Comolli dan Chiellini menghampiri La Penna ketika kedua tim menuju ruang ganti.
La Penna sebelumnya mengusir Kalulu, keputusan yang memicu reaksi keras dari pemain dan ofisial Bianconeri. Situasi di lorong stadion pun memanas.
Comolli disebut mencoba berkonfrontasi langsung dengan sang wasit. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, bahkan turun tangan untuk meredakan ketegangan tersebut.
Sementara itu, Chiellini juga terlihat meluapkan kekecewaannya. Gestur dan ekspresi keduanya dinilai melewati batas etika profesional seorang direktur klub.
Ancaman Skorsing dan Proses Disipliner

Menurut laporan Gazzetta, La Penna kemungkinan mencantumkan insiden tersebut dalam laporan resmi pascalaga. Jika benar, proses disipliner bisa segera berjalan.
Comolli disebut berada dalam risiko terbesar. Serangan verbalnya berpotensi dikategorikan sebagai penghinaan terhadap ofisial pertandingan.
Gazzetta melaporkan pernyataan Chiellini tampak seperti kritik keras dan tidak selalu menghina. Beda dengan aksi protes Comolli yang berisiko dianggap sebagai penghinaan dan potensi sanksi selama dua bulan.
Tanpa laporan resmi wasit, Jaksa Federazione Italiana Giuoco Calcio (FIGC) harus membuka investigasi formal terlebih dahulu. Namun jika bukti dianggap cukup, sanksi larangan dua bulan bukan skenario yang mustahil bagi petinggi Juventus tersebut.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
Jurnalis Italia Semprot Juventus Usai Derby d'Italia: Cara Protes Amatir, Rocchi Diminta Dipecat!
Petinggi Juventus Dapat Sorakan dan Celaan dari Fans pada Laga Derby d'Italia di Giuseppe Meazza
Luciano Moggi Sentil Kontroversi Kalulu di Inter vs Juventus: Dari Kartu Merah hingga Aroma Konflik Lama Serie A
Ibaratkan Tinju, Conte Klaim Napoli Harusnya 'Menang Angka' Lawan Roma
Pelatih Roma: Andai Saja Donyell Malen Datang Lebih Awal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
LATEST UPDATE
-
Nomor Punggung Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 12:44
-
Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:23
-
10 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Siapa Gajinya Paling Besar?
Piala Dunia 4 Juni 2026, 12:14
-
Ibrahima Konate Gabung Real Madrid Tinggal Menunggu Pengumuman Resmi
Liga Spanyol 4 Juni 2026, 12:14
-
Andoni Iraola Hari Ini Teken Kontrak Sebagai Pelatih Baru Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:02
-
Lini Tengah Impian Chelsea dengan Paket Transfer Rp4 Triliun
Liga Inggris 4 Juni 2026, 11:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













