De Ligt Bisa Jadi Bek Hebat karena Terinspirasi 'Tiki-taka' Barcelona
Yaumil Azis | 1 Mei 2020 01:12
Bola.net - Permainan berkelas dari bek-bek legenda adalah komponen utama yang membentuk pemain Juventus, Matthijs De Ligt, hingga menjadi seperti sekarang. Tapi inspirasi pria asal Belanda tersebut tidak sampai di situ saja.
De Ligt dikenal sebagai bek dengan potensi besar di masa depan. Dan potensi menjanjikan itu telah diperlihatkan olehnya sejak melakoni laga debut di Ajax Amsterdam pada usia 16 tahun.
Kualitasnya semakin terasah seiring kesempatan bermain yang diberikan Ajax. Ia membuat publik gempar kala Ajax berhasil mencapai babak semi-final Liga Champions usai menyingkirkan Real Madrid dan Juventus.
Juventus terkesima dengan penampilannya, dan langsung bergerak cepat di bursa transfer. Pada musim panas tahun 2019 kemarin, mereka secara resmi merekrut De Ligt dari Ajax dengan mahar 75 juta euro.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Berkat Tiki-taka
De Ligt tidak hanya dibekali dengan kemampuan membaca serta mengawal pemain lawan. Ia juga paham bagaimana cara membangun permainan dari lini belakang. Skema itu sendiri banyak diterapkan oleh klub-klub besar di era sekarang.
Ia mengasahnya dengan melihat permainan tiki-taka yang dipopulerkan oleh Barcelona beberapa tahun silam. "Sejak kemunculan tim Barcelona yang itu, tim tiki-taka, semua orang ingin bermain dari lini belakang," ujarnya kepada Champions Journal.
"Dan untuk bermain dari lini belakang, anda butuh pemain bertahan yang bagus saat menguasai bola. Itulah mengapa kemampuan teknis sangat penting dalam peran saya," lanjutnya.
Awalnya tak Ingin Menjadi Bek
Pemahaman teknis bermain didapatkan De Ligt saat masih menjadi seorang gelandang. Faktanya, pemain berusia 20 tahun itu awalnya tidak ingin menjadi seorang bek. Tapi sebagai gelandang.
"Saya sering bermain di tengah, mencetak gol, memberikan assist, dan tiba-tiba mereka menganggap karir saya akan lebih baik jika mundur satu posisi, ke bek tengah," tambahnya.
"Pada awalnya saya berpikir, 'saya tidak suka menjadi bek', tapi sekarang saya mulai sadar bahwa cara saya dibesarkan ketika jadi seorang gelandang sangat membantu. Jadi, saya sangat senang ini menjadi tahap perkembangan yang harus saya lalui," pungkasnya.
Pada awal karirnya di Juventus, De Ligt sempat menjadi target kritikan karena performanya tidak sesuai dengan harapan. Namun perlahan ia mulai membaik dan membentuk benteng yang kokoh bersama Leonardo Bonucci.
(Football Italia)
Baca juga:
- Memori Hat-trick Serie A Pertama Zlatan Ibrahimovic
- 'Mr Champions League' Itu Bernama Cristiano Ronaldo
- Agen Timo Werner Juga Dekati Inter Milan dan Juventus, Bagaimana Peluang Liverpool?
- Edin Dzeko 2016/17: Serigala Roma yang Menunjukkan Taringnya
- Pindah ke MU? Paulo Dybala Siap Teken Kontrak Baru di Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
LATEST UPDATE
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







