Depan Loyo Tapi Belakang Kuat, Ini 5 Pelajaran Duel Roma vs Milan
Dimas Ardi Prasetya | 27 Januari 2026 17:00
Bola.net - AS Roma dan AC Milan harus puas berbagi poin usai bermain imbang 1-1 pada pekan ke-22 Liga Italia 2025/2026. Duel sengit itu berlangsung di Stadion Olimpico, Senin (26/01/2026) dini hari WIB.
Milan sempat mencuri keunggulan lebih dulu lewat gol Koni De Winter pada menit ke-62. Namun, Roma berhasil menyamakan skor melalui penalti Lorenzo Pellegrini di menit ke-74.
Hasil ini membuat Milan tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 47 poin dari 22 laga. Roma membuntuti di posisi ketiga dengan 43 poin dan terus menempel ketat.
Meski gagal membawa pulang tiga poin, laga ini menyimpan sejumlah catatan menarik. Berikut lima pelajaran penting dari duel AS Roma kontra AC Milan di Olimpico.
Lini Serang Milan Kembali Melempem

Milan kesulitan mengembangkan permainan menyerang sejak awal laga. Roma mampu menekan tinggi dan membuat Rossoneri lebih sering bertahan di wilayah sendiri.
Rafael Leao dan Christopher Nkunku nyaris tak memberi dampak berarti di babak pertama. Keduanya kesulitan menguasai bola dan gagal membantu tim keluar dari tekanan.
Pergantian pemain pun tak banyak mengubah keadaan. Niclas Fullkrug dan Christian Pulisic yang masuk setelah gol De Winter juga kesulitan terhubung dengan rekan setim.
Situasi ini membuat Milan nyaris tak menciptakan peluang berbahaya setelah unggul. Ketajaman lini depan yang menurun kembali menjadi pekerjaan rumah besar bagi Massimiliano Allegri.
Bartesaghi Kembali Jadi Sorotan

Davide Bartesaghi sejatinya tampil cukup solid sepanjang laga. Ia aktif membantu serangan dan beberapa kali melakukan overlap dari sisi kiri pertahanan.
Namun, satu kesalahan krusial menghapus banyak hal positif dari penampilannya. Handball di kotak penalti membuat Milan harus membayar mahal.
Dalam situasi tersebut, Bartesaghi dianggap kurang sigap membaca arah bola. Ia seharusnya bisa melakukan antisipasi yang lebih baik untuk menghindari risiko penalti.
Insiden ini kembali menegaskan bahwa kurangnya pengalaman masih menjadi tantangan besar bagi bek muda Milan itu. Kesalahan kecil di level tertinggi bisa berdampak fatal.
Allegri Terlalu Berhati-hati?

Milan terlihat terlalu cepat menarik garis pertahanan setelah mencetak gol pembuka. Pendekatan ini membuat Roma semakin percaya diri menekan.
Strategi bertahan memang kerap membawa hasil bagi Milan musim ini. Namun, dalam laga ini, pendekatan tersebut justru membuka ruang bagi tekanan beruntun tuan rumah.
Roma yang sebelumnya kesulitan menciptakan peluang akhirnya menemukan momentum. Tekanan berkelanjutan itu berujung pada insiden penalti yang menentukan.
Pendekatan Allegri nyaris berhasil, tetapi kembali muncul pertanyaan soal keseimbangan. Milan mungkin perlu lebih berani menjaga intensitas serangan setelah unggul.
Koni De Winter Terus Menunjukkan Perkembangan

Koni De Winter kembali menjadi sosok penting bagi Milan. Bek asal Belgia itu tampil solid di lini belakang sepanjang pertandingan.
Ia sukses meredam pergerakan pemain-pemain kunci Roma, termasuk Paulo Dybala sebelum ditarik keluar. Ketenangan dan kekuatannya terlihat semakin matang.
Tak hanya bertahan, De Winter juga memberi kontribusi nyata di depan gawang. Sundulannya dari situasi sepak pojok membawa Milan unggul lebih dulu.
Gol tersebut menjadi bukti perkembangan pesat De Winter. Di usia 23 tahun, ia terus menunjukkan potensi besar sebagai pilar utama pertahanan Rossoneri.
Mike Maignan Kembali Jadi Penyelamat

Roma langsung menekan sejak menit awal dan memaksa Mike Maignan bekerja keras. Kiper asal Prancis itu tampil sigap merespons berbagai ancaman.
Sejumlah peluang Roma di babak pertama berhasil digagalkan dengan refleks impresif. Total ia tercatat melakukan enam aksi penyelamatan di sepanjang pertandingan.
Pada situasi penalti, Maignan hampir saja menjadi pahlawan. Namun, eksekusi Lorenzo Pellegrini terlalu keras untuk dihentikan.
Terlepas dari satu gol tersebut, performa Maignan kembali menegaskan perannya yang vital. Ia sekali lagi menjadi alasan Milan mampu membawa pulang satu poin dari laga sulit.
Klasemen Liga Italia
(Bola/SempreMilan)
Baca Juga:
- AC Milan Bergerak Dalam Senyap, Eks Bek Real Madrid Ini Disebut Bakal Merapat ke San Siro
- Roma Gagal Menang di Olimpico, Gasperini Akui AC Milan Sangat Berbahaya
- Roma vs Milan: Meski Seri, Ada Alasan Bagi Allegri untuk Tersenyum
- Gol Perdana De Winter Untuk Milan Terasa Manis, Tapi Penalti Roma Masih Mengganjal
- Rapor Pemain AC Milan vs Roma: De Winter Bersinar, Leao Kesulitan, Modric Solid
- Man of the Match Roma vs Milan: Mike Maignan
- Hasil Roma vs Milan: Sempat Unggul Dulu, Rossoneri Gigit Jari di Akhir Laga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 17 Maret 2026, 20:31
-
5 Momen Ikonik Rivalitas Manchester City vs Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 17 Maret 2026, 20:30
LATEST UPDATE
-
Robert Lewandowski Siap Pangkas Gaji Demi Bertahan di Barcelona
Liga Spanyol 17 Maret 2026, 23:25
-
Tempat Menonton Chelsea vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 17 Maret 2026, 21:56
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 17 Maret 2026, 21:51
-
Tempat Menonton Man City vs Real Madrid: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 17 Maret 2026, 21:24
-
Tempat Menonton Sporting Cp vs Bodo/Glimt: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 17 Maret 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06













