Di Balik Keputusan Gasperini Menolak Juventus dan Memilih Roma, Apa Alasan Sebenarnya?
Gia Yuda Pradana | 20 Desember 2025 15:21
Bola.net - Juventus menjalani musim panas yang penuh pertimbangan penting ketika mencari pelatih baru untuk memulai fase berbeda. Rencana pergantian kursi pelatih sudah disiapkan sejak akhir musim, meski target empat besar berhasil diamankan.
Juventus ingin menghadirkan figur yang mampu membawa arah segar dan visi jangka panjang. Pencarian itu membawa mereka pada Gian Piero Gasperini, pelatih yang namanya melejit lewat konsistensi dan progres bersama Atalanta.
Akan tetapi, langkah tersebut tidak berjalan mulus karena prioritas awal klub berada pada sosok lain. Ketika arah berbelok ke Gasperini, persaingan dengan AS Roma sudah lebih dulu terbentuk.
Rencana Juventus dan Persaingan dengan Roma

Juventus semula memusatkan perhatian untuk memulangkan Antonio Conte ke Turin. Namun, rencana itu terhenti setelah Conte memperpanjang kontraknya bersama Napoli dan menutup pintu kepindahan.
Situasi tersebut membuat Juventus mengalihkan fokus ke Gasperini sebagai alternatif utama. Manajemen menilai gaya bermain progresif dan stabilitas performa Atalanta cocok dengan kebutuhan proyek baru.
Di sisi lain, Roma sudah bergerak lebih awal dan menempatkan Gasperini sebagai target utama sejak awal musim panas. Pendekatan yang lebih cepat dan jelas membuat Roma berada di posisi lebih kuat dalam proses negosiasi.
Gasperini sendiri berada pada fase karier yang terbuka terhadap tantangan baru. Kondisi ini menciptakan persaingan langsung antara Roma dan Juventus untuk mendapatkan tanda tangannya.
Penjelasan Gasperini Memilih Roma daripada Juventus

Gasperini akhirnya mengambil keputusan yang mengejutkan sebagian pihak dengan memilih Roma. Keputusan itu ia jelaskan secara terbuka dalam wawancara yang dikutip Tuttomercatoweb.
“Karena tantangan di sini lebih sulit,” ujar Gasperini. “Saya senang dengan bagaimana semuanya berjalan, dan kami kini berada di fase penting menjelang akhir paruh pertama musim.”
Ia menilai proyek Roma menawarkan kompleksitas yang lebih besar dibanding opsi lain. Tantangan membangun tim dalam tekanan ekspektasi yang tinggi menjadi daya tarik utama.
Namun, Gasperini tetap memberi respek besar kepada Juventus. “Juventus tetap tim besar, sangat kuat, dan selalu punya potensi untuk terus berkembang,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa DNA Juventus selalu memuat ambisi untuk bermain di level tertinggi demi kemenangan. Pernyataan itu menegaskan bahwa pilihannya bukan karena meremehkan kualitas klub Turin.
Seiring berjalannya musim, keputusan Gasperini terus menarik perhatian publik. Pertemuan Juventus dan Roma di Serie A pekan ini pun menjadi panggung pembanding antara jalur yang dipilih dan peluang yang ditinggalkannya.
Sumber: Tuttomercatoweb, juvefc
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Christopher Nkunku Bongkar Resep Sederhana Kebangkitannya di AC Milan: Senyumin Aja
Liga Italia 11 Februari 2026, 05:01
-
Bek Anyar Liverpool Ini Disebut Sebagai Reinkarnasi Legenda AC Milan dan Man United
Liga Inggris 11 Februari 2026, 04:31
-
Louis Saha Ungkap Alasan Kuat Mengapa Man United Harus Permanenkan Michael Carrick
Liga Inggris 11 Februari 2026, 04:01
-
Prediksi Sunderland vs Liverpool 12 Februari 2026
Liga Inggris 11 Februari 2026, 03:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Aston Villa vs Brighton 12 Februari 2026
Liga Inggris 11 Februari 2026, 11:22
-
Perjudian Taktik Carrick Mengubah Arah Pertandingan dalam Hitungan Detik
Liga Inggris 11 Februari 2026, 10:59
-
Chelsea vs Leeds United: Konsekuensi Besar dari Kesalahan Kecil
Liga Inggris 11 Februari 2026, 10:45
-
Kabar Baik atau Buruk? Harry Maguire Selangkah Lebih Dekat Perpanjang Kontrak di MU
Liga Inggris 11 Februari 2026, 10:40
-
Cole Palmer Buang Peluang di Depan Gawang: Kasus Langka yang Akan Hantui Chelsea!
Liga Inggris 11 Februari 2026, 10:36
-
Imbang Lawan West Ham itu Kemajuan untuk Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 11 Februari 2026, 10:28
-
Chelsea Terpeleset dalam 6 Menit: Liam Rosenior Kirim Peringatan Keras!
Liga Inggris 11 Februari 2026, 10:06
-
West Ham Hentikan Kemenangan Beruntun MU, Michael Carrick Petik Hikmah Ini
Liga Inggris 11 Februari 2026, 09:51
LATEST EDITORIAL
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00
-
7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sandro Tonali Jadi Berikutnya?
Editorial 10 Februari 2026, 20:34
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49






