Di Balik Transfer Morata dari AC Milan ke Como, Ada Pengorbanan dan Kerelaan Meninggalkan Kenyamanan
Gia Yuda Pradana | 26 Agustus 2025 21:35
Bola.net - Alvaro Morata melakukan langkah mengejutkan dalam kariernya musim panas ini. Ia rela memotong gajinya lebih dari setengah demi bisa bermain untuk Como.
Sebelumnya, Morata hanya semusim berseragam AC Milan dan gagal memenuhi ekspektasi. Setelah sempat dipinjamkan ke Galatasaray, akhirnya ia kembali ke Italia dengan pilihan yang tak terduga.
Keputusannya meninggalkan kenyamanan gaji besar menunjukkan tekad berbeda. Morata lebih memilih proyek sepak bola bersama Cesc Fabregas ketimbang angka di rekening bank.
Singkatnya Karier Morata di Milan
Ketika Milan mendatangkannya, ekspektasi langsung membumbung tinggi. Klub berharap ia bisa menggantikan Olivier Giroud yang meninggalkan celah besar di lini depan.
Namun, kontribusinya di San Siro jauh dari harapan. Dalam enam bulan, ia dipinjamkan ke Galatasaray untuk mencari menit bermain.
Sayangnya, masa pinjamannya di Turki juga tidak berjalan mulus. Absen dari latihan menambah rumit situasinya sebelum akhirnya kembali mencari jalan keluar.
Jalan Berliku ke Como
Setelah proses transfer yang cukup panjang, Como berhasil mengamankan tanda tangan Morata. Kepulangannya ke Italia memberi kejutan tersendiri di Serie A.
Dengan bimbingan Cesc Fabregas, Morata diyakini bisa kembali menemukan bentuk terbaik. Bagi Como, ini adalah langkah berani sekaligus berisiko.
Namun, kedatangan pemain sekelas Morata jelas menjadi perhatian besar bagi klub tersebut. Terlebih, langkah ini lahir dari niat tulus sang pemain.
Pengorbanan Besar sang Penyerang
Presiden Como, Mirwan Suwarso, mengungkapkan fakta menarik di balik transfer ini. “Alvaro sangat menyukai gaya bermain Cesc Fabregas. Dia memotong gajinya lebih dari setengah hanya untuk datang ke sini,” ungkapnya kepada Corrirere dello Sport.
Pengorbanan tersebut memperlihatkan komitmen besarnya untuk Como.
Mirwan pun menegaskan bahwa target klub tidaklah muluk. “Saya bisa memastikan bahwa lolos ke kompetisi Eropa bukan salah satu tujuan dari rencana bisnis kami. Kami tentu tidak bisa mengejar hasil olahraga dengan segala cara, berisiko bangkrut,” tambahnya.
Sumber: Corrirere dello Sport, Sempre Milan
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Transfer Conrad Harder ke AC Milan: Kebutuhan Striker Mendesak, Kondisi Finansial
AC Milan Harus Bersabar sebelum Resmi Memperkenalkan Striker Anyar Mereka
Masalah Lama di Lini Depan: AC Milan Tak Punya Penyerang Tengah yang Bisa Diandalkan
AC Milan, Juventus, dan Rumor Pertukaran Saelemaekers - Vlahovic
AC Milan: Pelatih Baru, Pemain Baru, tapi Tak Ada Ubahnya Seperti Musim Lalu
Prediksi Grimsby Town vs Manchester United 28 Agustus 2025
Prediksi Wehen Wiesbaden vs Bayern Munchen 28 Agustus 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andoni Iraola Kandidat Terdepan Pengganti Arne Slot di Liverpool
Liga Inggris 30 Mei 2026, 19:34
-
3 Cara PSG Bisa Menaklukkan Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 30 Mei 2026, 19:07
LATEST UPDATE
-
Harga Mahal Strategi Ultradefensif Arteta di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:21
-
Wasit Menghukum Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:02
-
Memuji Sikap Marquinhos
Liga Champions 31 Mei 2026, 05:56
-
Jumlah Trofi Liga Champions: PSG Punya 2, Kylian Mbappe Masih 0!
Liga Champions 31 Mei 2026, 03:39
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04













