Diprotes Penggemar Juventus, Conte: Mereka Bukan Fans, Tapi Orang Bodoh!
Yaumil Azis | 6 Oktober 2019 01:02
Bola.net - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte tak terima dengan perlakuan buruk sejumlah fans Juventus yang ditujukan kepada dirinya. Dengan tegas, ia menyebut mereka sebagai orang bodoh.
Conte pernah mendapatkan tempat di hati terdalam fans Bianconeri. Bagaimana tidak, pria berumur 50 tahun tersebut merupakan sosok yang bertanggung jawab atas kebangkitan Juventus mulai tahun 2012 lalu.
Namun pada musim ini, usai melanglang buana bersama Timnas Italia dan Chelsea, Conte justru memilih untuk menukangi Inter Milan yang merupakan rival bebuyutan Bianconeri. Hal tersebut rupanya membuat penggemar Juventus berang.
Mereka menunjukkan sikapnya dengan membuat petisi yang meminta klub untuk menurunkan nama Conte dari daftar Walk of Fame di Allianz Stadium. Petisi tersebut telah ditandatangani oleh 15 ribu orang yang mengaku penggemar Juventus.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Conte Berang
Petisi tersebut menarik perhatian publik menjelang laga antara Inter Milan melawan Juventus. Seperti yang diketahui, pertandingan pekan ketujuh Serie A tersebut bakalan digelar pada hari Senin (7/10/2019) nanti di Giuseppe Meazza.
Conte pun mendapatkan pertanyaan seputar sikap fans Bianconeri saat menghadiri konferensi pers menjelang laga. Dengan tegas, ia menyebut mereka sebagai orang bodoh.
"Saya bahkan tak ingin mendiskusikan ini, namun anda yang berada di media memberikan lampu sorot kepada orang-orang bodoh dan bebal ini," ujar Conte kepada reporter seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Mereka bukanlah fans, mereka adalah orang bodoh. Saya memberikan pesan kepada fans 10 hari yang lalu. Kami beruntung karena terlibat di olahraga terbaik di dunia ini dan harus memberikan contoh, memberi nilai-nilai positif dan antusias terhadap bermain sepak bola," lanjutnya.
"Ini adalalah olahraga, bukan perang. Kadang orang-orang melupakan itu. Ini adalah olahraga yang seharusnya merefleksikan nilai-nilai positif dari manusia, bukan kebencian dan kekerasan. Jika memang demikian, maka saya akan menjadi orang pertama yang berhenti," tambahnya.
Aksi Vokal Conte
Conte cukup vokal menyuarakan pendapatnya soal perlakuan negatif yang dilakukan oleh fans sepak bola di Italia. Sebelumnya, ia pernah melayangkan kritik terhadap kelakuan rasis yang dilakukan oleh para penonton di lapangan.
Ia menyuarakan masalah rasisme itu saat salah satu pemainnya, Romelu Lukaku, menjadi korban oleh fans Cagliari. Anehnya, FIGC selaku pihak federasi sepak bola tertinggi di Italia tidak memberikan hukuman kepada Cagliari walau fansnya sudah berulang kali melakukan tindakan rasis.
"Selama semangat saya untuk olahraga ini melewati masalah-masalah ini, maka saya akan terus melakukannya. Jika semangat saya menurun, saya akan jadi orang pertama yang meminta olahraga ini dihentikan," tandasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
'Inter Milan Lawan Juventus, Bukan Conte vs Sarri'
Mangkel, Fans Juventus Minta 'Bintang' Conte Dicopot dari Allianz Stadium
Inter vs Juventus, Duel antara Ronaldo dan Godin yang Tak Pernah Usai
Tak Ada Favorit di Derby d'Italia, tapi Bonucci Yakin Juve Mampu Menang
Data dan Fakta Serie A: Inter Milan vs Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













