Ditahan Como, Cristian Chivu Beber Alasan Lakukan Perubahan Taktik
Aga Deta | 4 Maret 2026 11:32
Bola.net - Cristian Chivu menjelaskan alasan di balik perubahan besar yang dilakukan Inter saat menghadapi Como di semifinal Coppa Italia. Ia mengakui pendekatan tersebut baru pertama kali diterapkan musim ini.
Inter yang nyaman di puncak klasemen Serie A justru kesulitan di ajang piala. Setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Bodo/Glimt, Nerazzurri kembali gagal menang usai bermain imbang 0-0 melawan Como, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut membuat penentuan tiket final harus ditentukan pada leg kedua di San Siro pada 21 atau 22 April. Inter dinilai kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang pertandingan.
Situasi skuad yang tidak ideal memaksa Chivu melakukan sejumlah rotasi dan perubahan sistem. Beberapa pemain inti absen, sementara laga digelar hanya 72 jam setelah pertandingan sebelumnya.
Pertama Kali Mencoba Dua Gelandang Kreatif

Chivu mengakui ada sejumlah kendala yang memaksanya mengubah pendekatan permainan. Ia mencoba memasang dua gelandang kreatif di belakang penyerang.
Selain itu, Inter juga mengubah cara bertahan terutama di area sendiri. Mereka mencoba menekan lawan dengan penjagaan satu lawan satu meski tidak selalu berjalan mulus.
"Saya memiliki beberapa masalah yang harus diatasi, kami terpaksa melakukan beberapa perubahan. Ini pertama kalinya saya bermain dengan sepasang gelandang kreatif yang mendukung penyerang," ujar Chivu.
"Kami juga mengubah cara bertahan, terutama di area sendiri, kami mencoba menyerang mereka satu lawan satu, tetapi sedikit lambat ketika wing back menutup bek kiri mereka. Ada dua penyerang Como yang bukan penyerang murni, mereka turun lebih dalam dan menimbulkan masalah bagi kami," lanjut Cristian Chivu.
Inter Harus Memaksimalkan Pemain yang Tersedia

Dengan beberapa penyerang absen dan kondisi fisik yang belum ideal, Chivu melakukan penyesuaian komposisi lini depan. Ia memilih membagi menit bermain di antara dua striker yang tersedia.
Rotasi juga dilakukan untuk menjaga kebugaran jelang laga penting melawan Milan di Serie A. Chivu menilai para pemain memahami kesulitan pertandingan tersebut.
"Kami hanya memiliki dua penyerang yang tersedia hari ini, jadi kami memutuskan untuk membagi waktu bermain di antara mereka," kata Chivu.
"Kami harus memaksimalkan apa yang kami miliki, dan para pemain melakukan pekerjaan dengan baik untuk menyadari kesulitan pertandingan ini. Mereka memiliki pendekatan yang tepat, meskipun ini bukan permainan khas Inter dan memang tidak terlalu menghibur untuk ditonton," tambah Chivu.
Evaluasi dan Fokus ke Derby Milan
Chivu menilai kedua tim sama sama bermain hati hati sehingga pertandingan berjalan kurang menarik. Ia juga menyoroti perubahan struktur permainan dengan dua playmaker.
Menurutnya, pendekatan tersebut membawa perubahan signifikan dalam cara Inter membangun serangan. Namun, keputusan untuk derby akan ditentukan setelah melihat kondisi pemain.
"Kedua tim malam ini sedikit menunggu dan melihat, karena Como terkadang menurunkan Vojvoda untuk membentuk lima bek, jadi pertandingan tidak menghibur karena kedua tim kesulitan menemukan ruang yang tepat. Mereka mencoba menyerang garis pertahanan kami dan kami membaca pergerakan itu dengan baik untuk menghentikannya," ujar Chivu.
"Ini pertama kalinya kami mencoba membangun serangan dengan dua playmaker dan memiliki dua gelandang kreatif seperti Diouf dan Frattesi di belakang penyerang. Kami memiliki empat hari sebelum derby, kami akan melihat siapa yang tersedia dan kemudian memutuskan apa yang harus dilakukan untuk pertandingan itu," tutup Chivu.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Lagi, Raphinha Makin Nyaman Jadi Ujung Tombak Barcelona
Liga Champions 10 September 2026, 05:40
-
Hajar Feyenoord, Hansi Flick Minta Barcelona Tetap Membumi!
Liga Champions 10 September 2026, 05:20
-
Man of the Match Chelsea vs Leeds United: Cole Palmer!
Liga Inggris 10 September 2026, 04:26
-
Man of the Match Liverpool vs Atletico Madrid: Dominik Szoboszlai
Liga Champions 10 September 2026, 04:17
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Manchester United vs Sabah 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:43
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Como vs Leipzig 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:33
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Slavia Praha vs Lens 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:28
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




