Drama Conte vs Mourinho Pernah Bikin Heboh, Ternyata Berawal dari Kesalahpahaman
Yaumil Azis | 6 Mei 2021 02:04
Bola.net - Jose Mourinho resmi menjadi pelatih AS Roma mulai musim 2021/22 mendatang. Dengan demikian, pentas Serie A bakal disajikan oleh duel antara pria asal Portugal tersebut dengan nahkoda Inter Milan, Antonio Conte.
Keduanya pernah bersaing di pentas Premier League beberapa musim lalu. Kala itu, Mourinho menduduki kursi kepelatihan Manchester United dan Conte sedang menukangi klub raksasa Inggris lainnya, Chelsea.
Dalam beberapa kesempatan, Mourinho dan Conte sempat terlibat perang kata-kata. Mourinho pernah mengejek Conte dengan sebutan 'badut', sementara Conte sendiri juga sempat menyebut Mourinho mengalami demensia.
Keduanya berpisah pada tahun 2018. Conte paling pertama dipecat Chelsea di musim panas, disusul Mourinho beberapa bulan berselang. Setelah tiga tahun, keduanya bakal kembali berseteru di pentas Serie A musim depan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Berawal dari Kesalahpahaman
Angelo Alessio merupakan saksi mata dalam perseteruan antara Conte dengan Mourinho. Ya, pria berumur 56 tahun itu pernah mengemban jabatan sebagai asisten pelatih Chelsea pada era kepelatihan Conte.
Alessio masih ingat awal mula keretakan hubungan antara kedua sosok tersebut. Semuanya dimulai saat Chelsea bertemu Manchester United di tahun 2018, di mana Conte melakukan selebrasi berlebihan yang membuat Mourinho kesal.
"Saya ingat saat kami mengalahkan Manchester United tahun 2018 dan Mourinho kesal karena selebrasi Antonio. Mereka terus mengejek satu sama lain beberapa kali setelahnya," ujar Alessio kepada Football Italia.
"Kadang kejadiannya dibesar-besarkan melebihi proporsinya. Ada banyak kata-kata yang tidak menyenangkan terlontar dari keduanya, namun semuanya berawal dari kesalahpahaman," lanjutnya.
Selebrasi Umum Buat Conte
Ia tidak memungkiri kalau selebrasi Conte, yang membuat Mourinho kesal, memang berlebihan. Akan tetapi, itulah yang selalu dilakukan Conte untuk meluapkan rasa gembira saat timnya berhasil meraih kemenangan krusial.
"Pada waktu itu, Mourinho merasa terganggu dengan selebrasi Conte, namun itulah yang selalu dilakukan Antonio. Semuanya tahu, itu adalah selebrasi reguler untuknya," tambahnya lagi.
"Mereka berdua adalah orang yang cerdas, jadi pada akhirnya, mereka telah menyelesaikan masalahnya. Sekarang mereka saling menghormati satu sama lain dan saya yakin kami akan melihat itu lagi saat keduanya bertemu musim depan," tutup Alessio.
Conte sendiri baru saja membawa Inter Milan meraih Scudetto musim ini. Serie A memang masih menyisakan empat laga lagi. Namun Nerazzurri, berdasarkan hitung-hitungan, sudah tidak mungkin dikejar oleh para pesaingnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Respect! Drogba Beri Ucapan Selamat Pada Lukaku Usai Bawa Inter Raih Scudetto
- Liverpool Masih Tertarik pada De Vrij?
- Rivalitas Mourinho vs Conte: Menanti Ejekan Si Botak dan Pengatur Skor Terulang
- Inter Scudetto, Apakah Presiden Juventus Sudah Beri Ucapan Selamat ke Conte?
- Mourinho Latih Roma, Conte: Saya Doakan yang Terbaik, Kecuali Lawan Inter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST UPDATE
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





