Emre Can Cerita Soal Masa Kecilnya Sebagai Fans Zidane
Yaumil Azis | 16 April 2019 21:35
Bola.net - - Sebagai penggiat sepak bola, masa kecil Emre Can jelas dipenuhi dengan aksi-aksi pemain kelas dunia. Salah satu yang menjadi panutan gelandang Juventus tersebut adalah sosok yang sekarang menjadi pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.
Zidane tak henti-hentinya mengundang decak kagum para penikmat sepak bola di seantero dunia. Keahliannya dalam melahirkan umpan-umpan cerdik, bahkan gol cantik, bisa diibaratkan sebagai konsumsi harian penonton.
Namanya semakin besar saat pindah ke Juventus pada tahun 1996. Selama lima tahun, ia berhasil menjadi sosok penting di lini tengah tim yang kala itu diasuh oleh Marcello Lippi itu. Di tahun 2001, Real Madrid tak ragu untuk menebusnya dengan mahar 77,5 juta euro.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Zidane adalah Idola
Semasa kecil, Emre Can merupakan salah satu saksi dari kepiawaian Zidane dalam mengolah bola. Bahkan di saat orang-orang lebih memilih mengidolakan bintang Barcelona, Ronaldinho, ia tetap pada pilihannya untuk menjadi penggemar setia Zidane.
"Saat anda bermain di jalanan, pada generasi saya, anda bisa menjadi Zidane atau Ronaldo," tutur mantan gelandang Liverpool tersebut kepada Goal.
"Saya adalah Zidane, dia adalah pemain favorit serta idola saya. Caranya menyentuh bola sangatlah luar biasa," lanjutnya.
Masa Kecil Emre Can
Sepak bola bukanlah satu-satunya permainan yang dilakukan oleh Emre Can semasa kecilnya. Selayaknya anak-anak kecil di Indonesia, pria berumur 25 tahun tersebut juga sering memanjat pohon hingga pakaiannya berlumuran lumpur serta kotoran.
"Sebagai seorang anak-anak, anda harus mencoba memanjat pohon dan menyakiti kaki anda sendiri. Hanya itu cara untuk tumbuh," tambah Emre Can.
"Pada akhir pekan, kami berada di luar mulai jam 10 pagi hingga tujuh malam. Itu adalah masa yang terbaik bagi saya, walaupun ibu saya sering marah karena harus membersihkan banyak baju kotor," sambungnya.
Ingin Bermain di Turki
Lahir di Frankfurt membuat dirinya harus menjalani masa kecil di negara Jerman. Namun sejatinya, seperti Mesut Ozil, darah kental bangsa Turki mengalir deras di dalam tubuh Emre Can.
Bermain di Turki jelas merupakan impian Emre Can. Maka dari itu, ia tidak menutup kemungkinan untuk pulang ke kampung halaman orang tuanya suatu hari nanti. Apakah itu selepas dari Juventus atau lainnya, masih belum diketahui.
"Kenapa tidak? Suatu hari, saat saya sudah sedikit lebih tua, Turki pastinya adalah kemungkinan. Saya bisa membayangkan hidup dan bermain di Istanbul suatu hari nanti. Itu adalah kota yang luar biasa," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












