Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
Gia Yuda Pradana | 12 April 2026 06:29
Bola.net - Kekalahan telak dalam laga AC Milan vs Udinese menjadi pukulan keras bagi Rossoneri di fase krusial musim ini. Bermain di kandang sendiri, Milan takluk 0-3 tanpa mampu mencetak gol.
Pelatih Massimiliano Allegri memberikan evaluasi jujur usai pertandingan. Ia menilai performa tim jauh dari standar dan berpotensi menggagalkan target finis empat besar.
Hasil laga Milan vs Udinese ini juga memicu reaksi keras dari suporter. Allegri menilai respons tersebut wajar melihat performa tim di lapangan.
Performa Anjlok dan Minim Gol

Allegri menegaskan perubahan sistem bukan penyebab kekalahan. Ia menyatakan, “Perubahan sistem sama sekali tidak ada hubungannya dengan ini.”
Ia mengakui tim sedang dalam periode sulit dengan tren negatif. “Ini momen sulit bagi tim. Kami kalah tiga dari empat pertandingan terakhir dan gagal mencetak gol dalam empat laga di paruh kedua musim,” ujarnya.
Menurutnya, catatan tersebut tidak bisa diterima bagi tim papan atas. Ia menambahkan bahwa kegagalan mencetak gol menjadi indikator utama penurunan performa.
Masalah Organisasi Pertahanan

Selain lini depan, Allegri juga menyoroti rapuhnya pertahanan. Ia menilai gol kedua Udinese terjadi akibat organisasi tim yang buruk.
“Kami bertahan dengan tidak terorganisir karena terlalu terburu-buru,” katanya. Ia juga menekankan pentingnya kembali ke struktur permainan yang lebih disiplin.
Ia menambahkan bahwa tim masih punya peluang lolos ke Liga Champions. Namun, hal itu hanya bisa dicapai jika Milan kembali bermain dengan kepala dingin dan terstruktur.
Tiket Liga Champions dalam Ancaman

Ketika ditanya soal peluang finis empat besar, Allegri tidak menghindar. Ia menyatakan, “Sepak bola itu indah tapi juga kejam.”
Ia mengingatkan tim untuk tidak larut dalam situasi buruk. Fokus utama adalah mengembalikan kontrol permainan dan konsistensi hasil.
Allegri juga mengakui faktor mental berperan dalam penurunan performa. Ia menilai kegagalan dalam perburuan gelar membuat tim sedikit kehilangan intensitas.
“Anda benar. Ketika berada di puncak lalu kehilangan target itu, ada momen relaksasi,” katanya. Ia menegaskan kekalahan ini menjadi peringatan bahwa posisi Liga Champions benar-benar terancam.
Terkait reaksi suporter dalam laga Milan vs Udinese, Allegri bersikap terbuka. Ia mengatakan, “Itu bagian dari sepak bola. Saat menang Anda bagus, saat kalah Anda tidak. Wajar mereka mengejek kami hari ini.”
Sumber: Football Italia
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Venezia vs Inter 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 10:08
-
Prediksi Milan vs Bologna 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 09:13
-
Prediksi Torino vs Como 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 12:10
-
Prediksi Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 11:16
-
Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 10:39
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







