Final Coppa Italia: Cristian Chivu Minta Inter Milan 'Bersenang-senang' Lawan Lazio
Afdholud Dzikry | 13 Mei 2026 09:35
Bola.net - Inter Milan berada di ambang sejarah untuk merengkuh gelar ganda domestik musim ini. Setelah resmi menyegel Scudetto ke-21, Nerazzurri kini bersiap menghadapi Lazio di partai puncak Coppa Italia pada Rabu malam waktu setempat.
Menjelang laga krusial tersebut, pelatih Cristian Chivu justru menunjukkan sikap yang sangat tenang. Ia tidak ingin anak asuhnya merasa terbebani oleh ambisi besar untuk meraih trofi kedua mereka di musim 2025/2026.
Eks bek legendaris Inter tersebut menegaskan bahwa apa pun hasil di lapangan nanti tidak akan mengubah penilaiannya terhadap performa tim. Baginya, Inter sudah melewati musim yang luar biasa sejak ia mengambil alih kursi kepelatihan dari Simone Inzaghi.
"Itu tidak mengubah apa pun bagi saya. Saya berada di klub yang sesuai dengan ambisi saya, yang ingin terus kompetitif," ujar Cristian Chivu dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.
“Saya tahu apa artinya berada di tim seperti Inter, sejarah yang mengelilinginya, dan sisi negatif yang sering muncul. Saya mencoba menenangkan hal itu dari sudut pandang manusia,” tambahnya.
Misi Balas Dendam Lazio dan Kesiapan Marcus Thuram

Laga final ini sejatinya menjadi pertemuan kedua bagi kedua tim dalam waktu yang sangat berdekatan. Pada Sabtu lalu, Inter sukses melumat Lazio dengan skor telak 3-0 di Stadion Olimpico dalam ajang Serie A.
Meski memiliki modal kemenangan besar, Chivu memperingatkan skuatnya untuk tetap waspada dan rendah hati. Ia menilai Lazio bisa saja menemukan motivasi tambahan untuk membalas kekalahan memalukan mereka di hadapan pendukung sendiri.
"Ini adalah dua pertandingan yang berbeda. Selalu ada bahaya saat Anda bermain berdekatan melawan tim yang sama. Kita harus rendah hati dan memiliki sikap yang benar," lanjut pelatih yang memulai karier manajerial seniornya di Parma tersebut.
Terkait kondisi skuat, kabar baik datang dari lini serang Inter mengenai status Marcus Thuram. Pemain asal Prancis itu sempat diragukan tampil, namun Chivu mengonfirmasi bahwa sang striker sudah kembali berlatih bersama tim.
"Thuram membaik, dia berlatih bersama kami hari ini. Kami punya satu hari lagi untuk mengevaluasinya besok," terangnya.
Pentingnya Ketenangan dan Kegembiraan di Lapangan

Berbeda dengan pendekatan Maurizio Sarri yang menekankan fokus mental bagi Lazio, Chivu justru meminta pemainnya untuk tersenyum. Ia ingin semangat dan antusiasme tetap terjaga saat memasuki arena pertandingan di Roma.
Baginya, kekuatan utama grup ini adalah kemampuan mereka untuk memahami identitas klub dan berjuang bersama. Chivu merasa perannya selama ini adalah meredam frustrasi dari luar dan menjaga keharmonisan di dalam internal tim.
Sang pelatih juga menekankan bahwa Inter adalah tim yang sudah terbiasa bersaing di level tertinggi, termasuk mencapai berbagai final kompetisi Eropa. Ia hanya ingin memastikan rasa lapar akan kemenangan tersebut tidak berubah menjadi beban mental.
"Jangan terlalu terobsesi, kita pantas mendapatkan segalanya sejauh ini. Tenang, dengan senyuman di wajah, masuk ke lapangan dengan keinginan untuk bersenang-senang, tanpa kehilangan antusiasme atau kerendahan hati," tegas Chivu.
Ambisi dan Kebanggaan Bersama Nerazzurri

Sejak pertama kali bertemu dengan para pemain di pramusim Amerika Serikat, Chivu mengaku sudah memahami karakter kuat timnya. Ia melihat kebanggaan besar yang ditunjukkan oleh kapten Lautaro Martinez dan kolega saat mengenakan seragam Inter.
Chivu merasa telah membawa ambisi baru ke dalam ruang ganti sejak kedatangannya tahun lalu. Fokus utamanya adalah mengelola sisi kemanusiaan para pemain agar mereka tetap solid meski mendapat tekanan negatif dari lingkungan sekitar.
"Saya berurusan dengan sekelompok orang-orang hebat, orang-orang nyata yang menunjukkan kebanggaan dan tahu cara untuk tetap bersatu," tambahnya mengakhiri sesi tanya jawab dengan media.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Prediksi Venezia vs Inter 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 10:08
-
Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 10:39
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
