Gak Ada Takutnya! Cesc Fabregas Sebut Como Harusnya Bisa Kalahkan Inter Milan
Editor Bolanet | 6 Maret 2026 09:22
Bola.net - Como sukses menahan imbang Inter Milan 0-0 pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Kamis (5/3/2026) kemarin. Pelatih Cesc Fabregas merasa bangga dengan performa solid anak asuhnya tersebut.
Strategi yang diterapkan Fabregas terbukti ampuh meredam agresivitas sang pemuncak klasemen Liga Italia. Pasukan I Lariani tampil sangat disiplin sepanjang durasi pertandingan berlangsung.
Hasil imbang ini menjaga asa Como untuk lolos ke partai puncak. Pertarungan hidup mati akan ditentukan pada pertemuan kedua tujuh pekan mendatang.
Statistik Mengejutkan Lawan Inter

Fabregas menolak anggapan bahwa hasil imbang ini adalah sebuah kegagalan. Baginya, performa Nico Paz dan kolega sudah berada di level tertinggi.
Ia menyoroti betapa sulitnya Inter Milan menembus pertahanan timnya malam itu. Statistik menunjukkan tim tamu sangat kesulitan menciptakan peluang berbahaya di depan gawang.
"Apakah ini peluang yang terlewatkan? Sejujurnya, tidak," ujar Cesc Fabregas.
"Kami punya tiga peluang emas mencetak gol, termasuk lewat Nico Paz," sambungnya.
"Mereka hampir tidak mengancam gawang kami sama sekali semalam. Saya ingin tahu kapan terakhir kali Inter mencatat angka expected goal (xG) cuma 0,07," tegas pelatih asal Spanyol itu.
Kualitas di Lini Depan Jadi Evaluasi
Eks bintang Arsenal itu menyayangkan penyelesaian akhir timnya yang kurang tajam. Seharusnya, Como bisa mencetak gol melalui peluang Valle dan Vojvoda.
Masalah utama bukan pada taktik melainkan eksekusi di sepertiga akhir. Fabregas ingin pemain lebih tenang saat berhadapan dengan kiper lawan.
"Ini bukan soal sikap atau taktik permainan tim. Ini murni soal kualitas di momen-momen terakhir depan gawang," akunya jujur.
"Namun setelah 40 tahun, kami akan pergi ke Milan untuk final," tambahnya dengan semangat.
"Apakah itu mustahil? Tidak ada yang mustahil di sepak bola," tegasnya lagi.
Fokus Alih ke Serie A
Kini Como harus segera melupakan euforia di ajang piala domestik. Mereka sudah ditunggu Cagliari dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi Liga Italia.
Fabregas mewaspadai motivasi tinggi tim tamu yang dikenal sangat terorganisir. Ia menaruh rasa hormat besar kepada pelatih lawan, Fabio Pisacane.
"Saya kenal Pisacane dengan sangat baik sekarang ini," kata Fabregas.
"Dia melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa di sana," pujinya menutup pembicaraan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Catatan Menarik Korea Selatan vs Ceko: Son Heung-min Samai Rekor Legenda
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:14
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:07
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 12 Juni 2026, 13:52
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 12 Juni 2026, 13:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay 13 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 13:43
-
Buang 5 Peluang Lawan Ceko, Son Heung-min Dikritik, Son Heung-min Dibela
Piala Dunia 12 Juni 2026, 13:33
LATEST EDITORIAL
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
















