Galliani Ceritakan Pembajakan Bonaventura Dari Inter
Editor Bolanet | 3 September 2014 17:18
- Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani menceritakan kembali kisah penelikungan transfer yang dilakukan klubnya terhadap rival sekota mereka, Inter Milan. Adalah gelandang , Giacomo Bonaventura yang sukses direbut Rossoneri dari Nerazzurri di detik-detik terakhir bursa transfer.
Galliani sendiri mengaku merasa janggal dengan operasi pembajakan yang dilakukannya tersebut. Ia menyebut transfer Bonaventura merupakan kepindahan paling aneh yang pernah ia tangani di sepanjang karirnya sebagai juru transfer.
Pembelian Bonaventura adalah transfer paling aneh yang pernah saya tangani dalam 29 tahun pengabdian saya. Pada pukul 20.00, kami pikir deal pertukaran Jonathan Biabiany dan Cristian Zaccardo akan terwujud, namun pada akhirnya rencana itu gagal dan kami mulai memikirkan ide lain, papar Galliani seperti dilansir Football Italia.
Bonaventura saat itu sedang berangkat ke Milan, namun untuk berbicara dengan klub lain (Inter). Lalu tiba-tiba agen sang pemain meminta kami menemuinya, dan kesepakatan terjadi begitu saja.
Giacomo Bonaventura (c) AFP
Pernyataan tersebut dikonfirmasi oleh direktur Atalanta, Pierpaolo Marino. Ia menyebut bahwa Bonaventura memang sempat bimbang di saat terakhir sebelum gabung Inter, dan pada akhirnya lebih memilih untuk gabung Milan.
Bonaventura sudah didekati Inter dalam beberapa hari terakhir, namun pada malam deadline transfer ia dihinggapi keraguan. Pukul 19.30, kami tahu bahwa sepertinya ia tak mau pindah ke Inter, ungkap Marino.
Saat transfer Biabiany ke Milan gagal, kami mendapat telepon dari perwakilan Milan. Inzaghi berbicara kepada Galliani, lalu dalam lima menit kepindahan Bonaventura pun rampung. Kami punya rasa hormat kepada Milan, senang rasanya bisa merampungkan transfer yang menguntungkan ini dengan cepat.
Bonaventura direkrut dari La Dea dengan tebusan sebesar 7 juta Euro. Ia dipilih sebagai pengganti transfer Biabiany dari Parma yang gagal karena Zaccardo menolak pergi dari San Siro sebagai alat barter.[initial]
(fi/mri)
Galliani sendiri mengaku merasa janggal dengan operasi pembajakan yang dilakukannya tersebut. Ia menyebut transfer Bonaventura merupakan kepindahan paling aneh yang pernah ia tangani di sepanjang karirnya sebagai juru transfer.
Pembelian Bonaventura adalah transfer paling aneh yang pernah saya tangani dalam 29 tahun pengabdian saya. Pada pukul 20.00, kami pikir deal pertukaran Jonathan Biabiany dan Cristian Zaccardo akan terwujud, namun pada akhirnya rencana itu gagal dan kami mulai memikirkan ide lain, papar Galliani seperti dilansir Football Italia.
Bonaventura saat itu sedang berangkat ke Milan, namun untuk berbicara dengan klub lain (Inter). Lalu tiba-tiba agen sang pemain meminta kami menemuinya, dan kesepakatan terjadi begitu saja.
Pernyataan tersebut dikonfirmasi oleh direktur Atalanta, Pierpaolo Marino. Ia menyebut bahwa Bonaventura memang sempat bimbang di saat terakhir sebelum gabung Inter, dan pada akhirnya lebih memilih untuk gabung Milan.
Bonaventura sudah didekati Inter dalam beberapa hari terakhir, namun pada malam deadline transfer ia dihinggapi keraguan. Pukul 19.30, kami tahu bahwa sepertinya ia tak mau pindah ke Inter, ungkap Marino.
Saat transfer Biabiany ke Milan gagal, kami mendapat telepon dari perwakilan Milan. Inzaghi berbicara kepada Galliani, lalu dalam lima menit kepindahan Bonaventura pun rampung. Kami punya rasa hormat kepada Milan, senang rasanya bisa merampungkan transfer yang menguntungkan ini dengan cepat.
Bonaventura direkrut dari La Dea dengan tebusan sebesar 7 juta Euro. Ia dipilih sebagai pengganti transfer Biabiany dari Parma yang gagal karena Zaccardo menolak pergi dari San Siro sebagai alat barter.[initial]
Baca Juga
El Shaarawy Akui Permainannya Menurun Saat Balotelli Tiba
Milan Tikung Bonaventura Dari Inter Dalam Hitungan Jam
Bisikan De Jong Bawa Van Ginkel ke Milan
Rayu Torres, Galliani Butuh Waktu Tiga Hari di Telepon
Abate Bantah Milan Rindukan Balotelli
Disodorkan Milan ke Monaco, Rami Ngotot Bertahan
Bonera Sebut Gaya Inzaghi Mirip Ancelotti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






