Garcia Tolak Sebutan Tim Kandidat Kuat Scudetto
Editor Bolanet | 30 September 2013 08:17
- Pelatih AS Roma, Rudi Garcia menolak predikat sebagai tim kandidat kuat peraih Scudetto musim ini. Menurut Garcia, Roma bukanlah tim yang sempurna dan masih perlu terus berbenah.
Garcia menolak predikat kandidat kuat Scudetto dengan melihat prioritas utama timnya musim ini adalah kembali bermain di Eropa. Unggul dua poin di puncak klasemen Serie A dianggap Garcia bukanlah keunggulan berarti.
Saya tidak berubah pikiran. Target kami adalah kembali ke Eropa dan menempel ketat favorit lain seperti Napoli dan Juventus, ucap Garcia kepada Sky Sport.
Kita lihat saja ketika kami menghadapi tim dengan level mereka. Saat ini mereka hanya tertinggal 2 poin di belakang kami dan itu bukanlah apa-apa, imbuhnya.
Di Stadion Olimpico, Roma mencatatkan kemenangan ke-6 dari 6 laga Serie A musim ini. Gol dari Alessandro Florenzi, Mehdi Benatia, Adem Ljajic dan dua gol Gervinho membawa Roma menang telak 5-0 dari Bologna, dini hari tadi. Namun sang pelatih buru-buru menepis gelar tim terbaik dan tak ingin anak asuhnya menjadi jemawa.
Tidak ada namanya tim sempurna di sepakbola, selalu ada yang bisa ditingkatkan, pungkasnya. [initial]
(sky/mac)
Garcia menolak predikat kandidat kuat Scudetto dengan melihat prioritas utama timnya musim ini adalah kembali bermain di Eropa. Unggul dua poin di puncak klasemen Serie A dianggap Garcia bukanlah keunggulan berarti.
Saya tidak berubah pikiran. Target kami adalah kembali ke Eropa dan menempel ketat favorit lain seperti Napoli dan Juventus, ucap Garcia kepada Sky Sport.
Kita lihat saja ketika kami menghadapi tim dengan level mereka. Saat ini mereka hanya tertinggal 2 poin di belakang kami dan itu bukanlah apa-apa, imbuhnya.
Di Stadion Olimpico, Roma mencatatkan kemenangan ke-6 dari 6 laga Serie A musim ini. Gol dari Alessandro Florenzi, Mehdi Benatia, Adem Ljajic dan dua gol Gervinho membawa Roma menang telak 5-0 dari Bologna, dini hari tadi. Namun sang pelatih buru-buru menepis gelar tim terbaik dan tak ingin anak asuhnya menjadi jemawa.
Tidak ada namanya tim sempurna di sepakbola, selalu ada yang bisa ditingkatkan, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Como vs Inter: Fabregas Belajar Bodo/Glimt untuk Taklukkan Nerazzurri
Liga Italia 3 Maret 2026, 11:06
-
Alisson Becker Jadi Rebutan di Italia, Inter Milan Siap Tikung Juventus
Liga Italia 3 Maret 2026, 10:37
-
Bukti Cinta Vlahovic: Rela Potong Gaji Besar demi Bertahan di Juventus
Liga Italia 3 Maret 2026, 10:34
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
-
Situasi Memanas di Bernabeu: Arbeloa Terancam Jadi Korban Berikutnya
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 14:59
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
-
Prediksi Susunan Pemain Wolves vs Liverpool: Misi Balas Dendam The Reds
Liga Inggris 6 Maret 2026, 13:47
















