Gattuso si Badak yang Maniak Sepak Bola
Richard Andreas | 9 April 2018 15:25
Bola.net - - Tidak banyak pesepak bola di era modern ini yang benar-benar mendedikasikan seluruh kemampuannya hanya untuk bermain sepak bola. Fenomena di era kapitalisme sepak bola saat ini justru dipenuhi dengan pemain yang memilih untuk membela suatu klub berdasarkan besaran gaji yang mereka terima.
Hal itu tidak berlaku untuk Gennaro Gattuso yang menjadi gelandang andalan AC Milan pada masanya. Betapa tidak, berbicara pada fourfourtwo, Gattuso membongkar bahwa dirinya adalah orang yang sangat bergelora jika sudah menyoal sepak bola.
Bahkan, ternyata kala itu Gattuso tidak pernah memiliki rekan sekamar. Sebab dia terlalu intens untuk bisa bergabung dengan pemain lain.
Sebelum pertandingan saya adalah maniak. Saya akan terjaga sepanjang malam menonton televisi atau film, lalu saya akan tidur di siang sebelum pertandingan di mulai, tutur Gattuso.
Mungkin itulah alasan saya tidak pernah memiliki rekan satu kamar, karena saya yang terlalu intens.
Lebih lanjut, sifat Gattuso ini kian menjadi-jadi jika Milan tengah bersiap untuk menghadapi tim kuat. Dia bahkan sudah menunggu-nunggu laga tersebut beberapa saat sebelum dimulai.
Saya benar-benar ingat ketika Milan harus melawan Inter di semifinal Liga Champions 2003. Saya harus tidur di sofa dua minggu sebelumnya. Saya sangat penuh semangat, tutup dia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Real Madrid Ini Jadi Pembelian Kedua Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 4 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















