Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Editor Bolanet | 23 Februari 2026 08:27
Bola.net - Napoli harus gigit jari usai takluk 1-2 dari Atalanta di Bergamo, Minggu (22/2/2026) malam WIB. Yang membuat pilu, dua keputusan kontroversial wasit diklaim merugikan tim tamu.
Semuanya berawal saat Napoli unggul lebih dulu lewat Sam Beukema. Mereka punya dua peluang emas untuk menggandakan skor.
Pertama, wasit menunjuk titik putih usai insiden Isak Hien dan Rasmus Hojlund. Namun VAR menganulirnya setelah mengecek tayangan ulang.
Kedua, wasit justru meniup peluit dan menganulir gol Miguel Gutierrez. Ia menganggap Hojlund melanggar Hien padahal nyaris tanpa kontak.
Dua Insiden Mirip, Dua Keputusan Beda

Atalanta akhirnya berbalik unggul di 30 menit akhir. Mario Pasalic dan Lazar Samardzic mencetak gol lewat sundulan.
Napoli pulang dengan kekalahan dan rasa frustrasi mendalam. Direktur klub, Giovanni Manna, tak bisa menyembunyikan kemarahannya.
"Tidak mungkin mengomentari ini. Penalti kami dibatalkan, lalu setelah restart wasit meniup peluit dan tidak ada kontak, tidak ada pelanggaran, tidak ada pengecekan VAR, gol dianulir, ini memalukan?" ujar Giovanni Manna kepada DAZN Italia.
Yang membuatnya semakin geram adalah inkonsistensi VAR. Penalti dicek, tapi gol yang dianulir tidak.
"Di mana pelanggarannya? VAR memanggilnya untuk penalti, kenapa tidak untuk yang ini? Ini memalukan!" tegas Giovanni Manna.
Napoli Merasa Dijadikan Bahan Tertawaan
Manna mengaku timnya selalu berusaha bersikap baik. Mereka tak pernah protes berlebihan atas keputusan wasit.
Bahkan saat mengalami masalah di Turin dan Verona, mereka diam. Namun kali ini batas kesabaran sudah habis.
"Kami berusaha bersikap baik dan ramah, kami tidak mengeluh karena insiden bisa saling berimbang. Kami punya masalah di Turin dan Verona, kami diam saja, tapi ini memalukan," kata Giovanni Manna.
Napoli sedang berjuang keras menembus Liga Champions. Kekalahan di momen krusial tentu sangat menyakitkan.
"Kami di sini bersaing untuk tempat di Liga Champions dan kami melihat gol dianulir tanpa alasan," tambahnya.
Pekan Penuh Kontroversi Wasit di Italia
Semua ini terjadi di tengah ramainya kritik terhadap VAR. Pekan terakhir dipenuhi protes soal peran teknologi ini.
Banyak yang meminta AIA (Asosiasi Wasit Italia) melakukan perubahan besar. Protokol VAR dinilai masih kacau dan inkonsisten.
"Harus ada refleksi, karena setiap pekan selalu ada klub yang berakhir di sini memprotes keputusan," ujar Giovanni Manna.
Napoli hanya ingin keputusan yang adil. Namun yang mereka dapatkan justru sebaliknya.
"Yang kami inginkan hanyalah apa yang benar, apa yang menjadi hak kami, tapi ini tidak benar dan ini bukan sepak bola. Ini memalukan, saya kehabisan kata-kata," tegasnya.
Perbandingan Dua Insiden yang Bikin Geram
Dua insiden melibatkan Hien dan Hojlund sebenarnya mirip. Tidak semua kontak berarti pelanggaran atau penalti.
Pertanyaannya, seberapa jelas kesalahan yang perlu dicek VAR? Penalti dianulir karena kontak dianggap kurang, tapi gol juga dianulir dengan alasan serupa.
"Untuk penalti, jika wasit memberikannya lalu mereka memanggilnya bilang kontaknya kurang, lalu kenapa VAR tidak memanggilnya untuk yang kedua juga?" kata Giovanni Manna.
Keputusan kedua sepertinya hanya dilihat oleh wasit Chiffi. VAR sama sekali tidak mengecek situasi tersebut.
"Mungkin itu hanya dilihat oleh Chiffi, tidak ada pengecekan VAR. Ini tidak masuk akal. Luar biasa. Musim ini sudah berat bagi kami, kami datang ke Bergamo dalam kondisi ini, dan kami melihat gol sah dianulir. Ini paradoks," pungkasnya.
Satu-satunya alasan pelanggaran mungkin Hojlund menarik lengan Hien. Namun kecil kemungkinan wasit melihat itu dari posisinya.
Alternatif lain, asisten wasit mungkin merekomendasikan pelanggaran. Tapi yang jelas, pengecekan VAR sangat cepat sebelum permainan dilanjutkan.
"Saya dari tribun mengira bola keluar lapangan, karena tidak ada hal lain di sana. Justru Hien yang bergelayut di Hojlund. Jika tidak ada apa-apa di sana, ini bukan soal subjektif atau objektif. Kami tidak suka dipermalukan. Kami bekerja keras, berjuang, dan ini tidak bisa diterima," tutup Giovanni Manna.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Inter vs Udinese 15 September 2026
Liga Italia 13 September 2026, 01:18
-
Prediksi Sassuolo vs Juventus 14 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 23:17
-
Link Live Streaming Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 20:00
-
Ruben Amorim Pastikan Christian Pulisic Kembali Bela AC Milan Lawan Lazio
Liga Italia 12 September 2026, 11:15
-
Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan di Pramusim, Ini Alasannya
Liga Inggris 12 September 2026, 03:59
LATEST UPDATE
-
Laga Debut Carlos Baleba di MU Fix Molor!
Liga Inggris 13 September 2026, 19:30
-
Andoni Iraola Minta Liverpool Datangkan Mantan Anak Asuhnya di Januari 2027
Liga Inggris 13 September 2026, 19:00
-
Granit Xhaka Ungkap Alasan di Balik Menolak Gabung Chelsea
Liga Inggris 13 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persebaya vs PSIM di BRI Super League, 13 September 2026
Bola Indonesia 13 September 2026, 18:00
-
Derby Manchester Bakal Jadi Titik Balik Bagi Manchester United!
Liga Inggris 13 September 2026, 18:00
-
Hasil BRI Suoer League Sore Ini: Persita dan PSM Raih Comeback Dramatis!
Bola Indonesia 13 September 2026, 17:30
-
Derby Manchester Malam Ini Diprediksi Berakhir Tanpa Pemenang
Liga Inggris 13 September 2026, 17:00
-
Jelang Derby Manchester, Bos City Puji Habis Michael Carrick
Liga Inggris 13 September 2026, 16:30
-
Manchester City Tim Bagus, Tapi MU Siap Menangkan Derby Manchester Perdana di 2026/2027
Liga Inggris 13 September 2026, 16:00
-
Menang di Derby Manchester Terakhir, Michael Carrick Menolak Besar Kepala
Liga Inggris 13 September 2026, 15:30
-
Link Streaming Persita vs Java United di BRI Super League, 13 September 2026
Bola Indonesia 13 September 2026, 15:03
-
Link Streaming PSM vs Arema di BRI Super League, 13 September 2026
Bola Indonesia 13 September 2026, 15:01
-
Jadwal Siaran Langsung Manchester United vs Manchester City Hari Ini
Liga Inggris 13 September 2026, 14:44
-
Manchester United vs Manchester City: Lini Belakang Setan Merah Jadi Perhatian
Liga Inggris 13 September 2026, 14:04
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

