Hasil Imbang yang Menegaskan Kekuatan dan Kelemahan Juventus
Gia Yuda Pradana | 28 September 2025 04:58
Bola.net - Juventus harus puas dengan satu poin usai bermain imbang 1-1 melawan Atalanta pada pekan ke-5 Serie A 2025/2026, Sabtu, 27 September 2025. Dalam laga yang berlangsung di Allianz Stadium ini, tim tamu sempat unggul lebih dulu sebelum Si Nyonya Tua membalas pada babak kedua.
Atalanta membuka skor melalui Kamaldeen Sulemana pada menit 45+1, memanfaatkan momen menjelang turun minum. Juventus baru mampu menyamakan kedudukan lewat gol Juan Cabal pada menit 78. Atalanta harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit 80 setelah Marten de Roon dikartu merah, tapi Juventus gagal memaksimalkan keunggulan jumlah pemain untuk meraih kemenangan.
Meski menekan hingga menit terakhir dan tambahan waktu, Juventus tidak berhasil menembus pertahanan Atalanta yang bertahan gigih. Usaha intens pada babak akhir menunjukkan semangat juang tim, tetapi hasil imbang ini menegaskan tantangan yang masih dihadapi La Dea maupun Juventus dalam mengubah peluang menjadi gol.
Juventus Tampil Menyerang di Babak Akhir
Seperti sering terjadi ketika Juventus tertinggal, pelatih Igor Tudor mengambil pendekatan menyerang di menit-menit akhir. Beberapa penyerang tambahan dimasukkan untuk menembus pertahanan Atalanta, tapi ketahanan tim tamu tetap tak tergoyahkan.
Suporter di Allianz Stadium tetap memberi semangat, berharap timnya bisa mencetak gol kemenangan hingga detik terakhir.
Momen terbaik Juventus muncul terlalu lambat. Tekanan yang diterapkan di pengujung laga memaksa Atalanta bertahan di area sendiri, tapi peluang bersih yang tercipta masih sangat terbatas. Saat peluit akhir dibunyikan, jelas bahwa Atalanta berhasil melewati salah satu ujian terberat mereka musim ini.
Juventus, yang meski menunjukkan semangat, gagal mengubah usaha menjadi kemenangan. Ini tentu mengecewakan bagi mereka.
Pelajaran dari Hasil Imbang Juventus
Mengomentari pertandingan, Giovanni Capuano kepada Tuttojuve menyatakan, “Hasil imbang yang menegaskan kekuatan dan kelemahan Juventus besutan Tudor. ‘Berjuang hingga akhir’ tidak selalu berhasil.” Ucapan ini menyoroti masalah berulang tim yang kerap meninggalkan momen terbaiknya terlalu terlambat dalam pertandingan.
Tantangan Juventus ke depan adalah bagaimana mereka mampu mengendalikan pertandingan sejak awal, tanpa harus mengandalkan serangan di menit-menit terakhir. Memulai laga dengan intensitas dan kontrol lebih tinggi bisa mengurangi kebutuhan untuk melakukan tekanan terakhir yang mendesak.
Dengan banyak pertandingan yang masih menanti, ada waktu untuk membangun konsistensi dan momentum. Rangkaian kemenangan dalam beberapa pekan ke depan menjadi kunci bagi Juventus untuk menjaga ambisi mereka.
Sumber: Tuttojuve, juvefc.com
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Hasil Cagliari vs Inter Milan: Tiga Kemenangan Beruntun untuk Nerazzurri
- Prediksi AC Milan vs Napoli 29 September 2025
- Juventus vs Atalanta: Rapor Pemain dari Duel di Turin yang Berakhir Imbang 1-1
- Liverpool Pantas Kalah: Selhurst Park Jadi Tempat Jatuhnya Sang Juara Bertahan
- Hasil Juventus vs Atalanta: Si Nyonya Tua Kembali Tertahan
- Rapor Pemain Liverpool ketika Tersungkur di Kandang Crystal Palace: Terima Kasih, Alisson
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekor dan Nyanyian untuk Luka Modric
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:40
-
Penegasan Daya Saing AC Milan dalam Perburuan Scudetto Serie A
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:17
-
Pisa 2 Kali Lengah dan Milan Menghukum Mereka
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:03
-
Semua Pemain AC Milan Perlu Belajar dari Karakter Luar Biasa Luka Modric
Liga Italia 14 Februari 2026, 10:53
LATEST UPDATE
-
Prediksi Arsenal vs Wigan Athletic 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 13:55
-
Inter vs Juventus: 3 Pemain Bianconeri yang Harus Diwaspadai Nerazzurri
Liga Italia 14 Februari 2026, 12:21
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persija 15 Februari 2026
Bola Indonesia 14 Februari 2026, 12:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Semen Padang 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 12:00
-
Alex Rins Ungkap Pernah Ditawari Kontrak Gresini-Ducati di MotoGP, Tak Sesali Penolakan
Otomotif 14 Februari 2026, 11:52
-
Rekor dan Nyanyian untuk Luka Modric
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:40
-
Penegasan Daya Saing AC Milan dalam Perburuan Scudetto Serie A
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:17
-
KLBB Festival 2026 Hadirkan Promo Valentine, Tiket Berdua Lebih Hemat
Lain Lain 14 Februari 2026, 11:06
-
Pisa 2 Kali Lengah dan Milan Menghukum Mereka
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:03
-
Ziven Rozul Abiy Salim Wakili Indonesia, Moto4 European Cup Rilis Daftar Pembalap 2026
Otomotif 14 Februari 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00





