Hasil Pertandingan: Udinese 2 vs 1 AC Milan
Editor Bolanet | 26 April 2015 01:03
- Milan Terhempas di Sunyinya Friuli
AC Milan harus terhempas 1-2 oleh , kala mereka berkunjung ke Friuli (26/4). Gol tuan rumah dicetak oleh Giampiero Pinzi dan . Sementara Rossoneri hanya bisa memperkecil ketinggalan lewat Giampaolo Pazzini.
Di awal-awal laga, Udinese langsung menyengat lini pertahanan Milan. Antonio Di Natale melepas tendangan keras, usai menerima umpan Badu di menit ke-3. Namun aksi Lopez masih bisa meredam usaha sang striker veteran.
Suasana pertandingan di Friuli terasa lebih sunyi, lantaran dua hingga tiga tribun stadion sedang mengalami renovasi. Meski demikian, Udinese seperti tak terganggu dengan hal tersebut dan justru terlihat banyak membuat peluang.
Sementara AC Milan, yang tercatat menguasai bola hingga 63 persen, tak banyak membuat penjaga gawang Karnezis berkeringat di laga ini. Giampaolo Pazzini dan Jeremy Menez masih tak banyak menunjukkan aksi mereka hingga laga memasuki menit ke-16.
Paruh pertama hampir usai, ketika Udinese membuat satu lagi peluang emas. Umpan dari Danilo mampu diteruskan oleh sundulan kepala Guilherme, namun bola masih melambung di atas mistar gawang.
Wasit lantas meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama dan kedudukan masih imbang tanpa gol.
Babak kedua dimulai tanpa ada perubahan dalam susunan pemain kedua tim. Namun usai memasukkan Thereau di menit ke-54, tim tuan rumah justru mampu unggul terlebih dahulu.
Tendangan kaki kanan Giampiero Pinzi dari dalam kotak penalti Milan meluncur deras ke sudut kiri gawang tanpa mampu dihentikan oleh Lopez. Menit-58, Udinese tercatat memimpin 1-0 atas tamunya.
Tertinggal satu gol, Milan mencoba bermain lebih agresif dan memperbaiki koordinasi permainan mereka. Jeremy Menez sempat membuat tembakan ke arah gawang di menit ke-62, namun usahanya masih tak membuahkan gol.
Namun sayang, Milan justru kembali kecolongan, tepatnya di menit ke-74. Tendangan keras Di Natale dari luar kotak penalti mampu ditepis Lopez. Namun bola muntah jatuh ke kaki pemain Udinese, yang diteruskan dengan umpan manis ke arah Badu dan langsung berbuah gol. Udinese 2-0 Milan.
Uggul dua gol, Udinese langsung merapatkan pertahanan, menyulitkan upaya Milan untuk mencuri setidaknya satu poin di kandang lawan.
Usaha tersebut akhirnya baru menemui hasil di menit ke-88 lewat aksi dari Giampaolo Pazzini. Umpan yang dilepaskan oleh Cerci sanggup diselesaikan dengan sempurna lewat sundulan dari sang striker veteran. Milan kini hanya tertinggal 1-2 dari Udinese.
Sayang, hingga pertandingan berakhir, Milan tak sanggup menambah gol. Kekalahan ini membuat kans Rossoneri semakin berat untuk bisa bermain di Eropa musim depan. Mereka masih berada di peringkat sembilan dengan 43 poin.
Susunan pemain kedua tim
Udinese: Karnezis; Widmer, Danilo, Domizzi, Piris; Pinzi, Allan, Badu; Guilherme (84' Kone) ; Geijo (54' Thereau), Di Natale.
AC Milan: Lopez; Abate, Paletta (64' Rami), Mexes, Antonelli; Van Ginkel, De Jong, Bonaventura (74' Destro); Suso (64' Suso), Pazzini, Menez.
Statistik pertandingan
Tendangan ke arah gawang: 3-1
AC Milan harus terhempas 1-2 oleh , kala mereka berkunjung ke Friuli (26/4). Gol tuan rumah dicetak oleh Giampiero Pinzi dan . Sementara Rossoneri hanya bisa memperkecil ketinggalan lewat Giampaolo Pazzini.
Di awal-awal laga, Udinese langsung menyengat lini pertahanan Milan. Antonio Di Natale melepas tendangan keras, usai menerima umpan Badu di menit ke-3. Namun aksi Lopez masih bisa meredam usaha sang striker veteran.
Suasana pertandingan di Friuli terasa lebih sunyi, lantaran dua hingga tiga tribun stadion sedang mengalami renovasi. Meski demikian, Udinese seperti tak terganggu dengan hal tersebut dan justru terlihat banyak membuat peluang.
Sementara AC Milan, yang tercatat menguasai bola hingga 63 persen, tak banyak membuat penjaga gawang Karnezis berkeringat di laga ini. Giampaolo Pazzini dan Jeremy Menez masih tak banyak menunjukkan aksi mereka hingga laga memasuki menit ke-16.
Paruh pertama hampir usai, ketika Udinese membuat satu lagi peluang emas. Umpan dari Danilo mampu diteruskan oleh sundulan kepala Guilherme, namun bola masih melambung di atas mistar gawang.
Wasit lantas meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama dan kedudukan masih imbang tanpa gol.
Babak kedua dimulai tanpa ada perubahan dalam susunan pemain kedua tim. Namun usai memasukkan Thereau di menit ke-54, tim tuan rumah justru mampu unggul terlebih dahulu.
Tendangan kaki kanan Giampiero Pinzi dari dalam kotak penalti Milan meluncur deras ke sudut kiri gawang tanpa mampu dihentikan oleh Lopez. Menit-58, Udinese tercatat memimpin 1-0 atas tamunya.
Tertinggal satu gol, Milan mencoba bermain lebih agresif dan memperbaiki koordinasi permainan mereka. Jeremy Menez sempat membuat tembakan ke arah gawang di menit ke-62, namun usahanya masih tak membuahkan gol.
Namun sayang, Milan justru kembali kecolongan, tepatnya di menit ke-74. Tendangan keras Di Natale dari luar kotak penalti mampu ditepis Lopez. Namun bola muntah jatuh ke kaki pemain Udinese, yang diteruskan dengan umpan manis ke arah Badu dan langsung berbuah gol. Udinese 2-0 Milan.
Uggul dua gol, Udinese langsung merapatkan pertahanan, menyulitkan upaya Milan untuk mencuri setidaknya satu poin di kandang lawan.
Usaha tersebut akhirnya baru menemui hasil di menit ke-88 lewat aksi dari Giampaolo Pazzini. Umpan yang dilepaskan oleh Cerci sanggup diselesaikan dengan sempurna lewat sundulan dari sang striker veteran. Milan kini hanya tertinggal 1-2 dari Udinese.
Sayang, hingga pertandingan berakhir, Milan tak sanggup menambah gol. Kekalahan ini membuat kans Rossoneri semakin berat untuk bisa bermain di Eropa musim depan. Mereka masih berada di peringkat sembilan dengan 43 poin.
Susunan pemain kedua tim
Udinese: Karnezis; Widmer, Danilo, Domizzi, Piris; Pinzi, Allan, Badu; Guilherme (84' Kone) ; Geijo (54' Thereau), Di Natale.
AC Milan: Lopez; Abate, Paletta (64' Rami), Mexes, Antonelli; Van Ginkel, De Jong, Bonaventura (74' Destro); Suso (64' Suso), Pazzini, Menez.
Statistik pertandingan
Tendangan ke arah gawang: 3-1
Tendangan melebar: 11-3
Penguasaan bola: 40%-60%
Tendangan sudut: 4-1
Offside: 5-2
Pelanggaran: 25-15
Kartu kuning: 2-1 (bola/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Semua Kelemahan AC Milan Terlihat Jelas saat Dipermalukan Benfica
Liga Eropa UEFA 18 September 2026, 10:06
-
AC Milan Kesulitan Menghadapi Permainan Benfica
Liga Eropa UEFA 17 September 2026, 09:07
-
Benfica Raih Kemenangan Perdana atas AC Milan
Liga Eropa UEFA 17 September 2026, 08:09
-
Rating Pemain AC Milan Usai Dibungkam Benfica 0-2: Masalah di Lini Belakang
Liga Eropa UEFA 17 September 2026, 06:53
-
Man of the Match Milan vs Benfica: Anatoliy Trubin
Liga Eropa UEFA 17 September 2026, 05:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Marseille vs PSG 21 September 2026
Liga Eropa Lain 19 September 2026, 14:14
-
Prediksi Milan vs Lecce 21 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 13:05
-
Prediksi Juventus vs Atalanta 20 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 12:06
-
Prediksi Fulham vs Man Utd 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 11:17
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Jadwal Live Streaming di Vidio
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 10:25
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 10:07
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 19-20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 09:53
-
Prediksi Man City vs Sunderland 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 09:08
-
Prediksi Bournemouth vs Liverpool 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 08:36
-
Area-area yang Bermasalah Saat Chelsea Kalah dari Brentford
Liga Inggris 19 September 2026, 07:35
-
Ketika Chelsea Kehilangan Kendali
Liga Inggris 19 September 2026, 07:30
-
Xabi Alonso dan Statistik Pertahanan Chelsea yang Mengkhawatirkan
Liga Inggris 19 September 2026, 07:26
-
Kekalahan yang Memperlihatkan Sejumlah Persoalan di Chelsea
Liga Inggris 19 September 2026, 07:22
-
5 Pelajaran dari Kekalahan 0-3 Chelsea Kontra Brentford: Pertahanan Kembali Bermasalah
Liga Inggris 19 September 2026, 07:15
-
Rating Pemain Chelsea Usai Kalah 0-3 dari Brentford
Liga Inggris 19 September 2026, 06:32
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
