Hitung-hitungan Tiket Liga Champions Serie A: Rebutan 2 Tiket Tersisa! Simak Peta Persaingan Milan, Juve, Como, dan Roma

Afdholud Dzikry | 27 April 2026 09:04
Hitung-hitungan Tiket Liga Champions Serie A:  Rebutan 2 Tiket Tersisa! Simak Peta Persaingan Milan, Juve, Como, dan Roma
Luka Modric menjaga bola dari kejaran Lloyd Kelly dalam laga Liga Italia antara AC Milan vs Juventus di San Siro, 27 April 2026 (c) Alessio Morgese/LaPresse via AP

Bola.net - Persaingan memperebutkan tiket Liga Champions di Serie A kini memasuki fase paling menentukan. Napoli hampir dipastikan mengamankan satu tempat di kompetisi elit Eropa musim depan, menemani Inter Milan yang sudah mengunci tiket pertama. Tim berjuluk Partenopei itu tinggal menunggu kepastian matematis untuk merayakan pencapaian mereka.

Di sisi lain, Atalanta mulai tertinggal dalam perebutan posisi empat besar. Meski masih memiliki satu pertandingan lebih banyak, selisih poin yang ada dinilai sudah cukup sulit dikejar. Saat ini, La Dea terpaut tujuh angka dari batas akhir zona Liga Champions.

Advertisement

Situasi tersebut menyisakan empat tim yang akan bersaing ketat untuk dua tiket tersisa. Milan, Juventus, Como, dan Roma kini berada dalam perebutan langsung yang sangat terbuka. Selisih poin yang tipis membuat setiap pertandingan di sisa musim terasa seperti laga penentuan.

Empat pekan terakhir akan menjadi penentu arah akhir kompetisi bagi klub-klub tersebut. Konsistensi permainan menjadi faktor penting agar tidak kehilangan poin di momen krusial. Perhatian kini tertuju pada jadwal masing-masing tim yang akan sangat berpengaruh terhadap hasil akhir.

1 dari 3 halaman

Milan dan Juventus di Atas Angin

Milan dan Juventus di Atas Angin

Penyerang AC Milan, Niclas Fullkrug berebut bola dengan bek Juventus, Lloyd Kelly di lanjutan Serie A, 27 April 2026. (c) Alessio Morgese/LaPresse via AP

Milan berada dalam posisi yang cukup aman dengan koleksi 67 poin. Hasil imbang tanpa gol melawan Juventus sebelumnya membantu mereka bertahan di peringkat ketiga. Keunggulan tiga poin atas rivalnya memberi ruang bernapas bagi tim asuhan Allegri.

Jadwal yang dihadapi Rossoneri tergolong lebih ringan karena akan melawan tim-tim papan bawah. Mereka dijadwalkan menghadapi Sassuolo, Genoa, dan Cagliari dalam beberapa pekan ke depan. Pertemuan dengan Atalanta menjadi satu-satunya laga yang diperkirakan memberi tekanan lebih besar.

Juventus mengikuti di posisi keempat dengan raihan 64 poin setelah melewati laga yang cukup ketat. Hasil di San Siro menjaga jarak mereka dari kejaran Como sekaligus mencegah Milan menjauh. Tim asuhan Spalletti saat ini unggul tiga poin dari para pesaing di bawahnya.

Lawan yang akan dihadapi Juventus adalah Verona, Lecce, Fiorentina, dan Torino. Secara hitungan, mereka memiliki peluang cukup besar untuk mengumpulkan poin maksimal. Namun, fokus dan konsistensi tetap dibutuhkan agar kerja keras sepanjang musim tidak berakhir sia-sia.

2 dari 3 halaman

Ancaman dari Como dan Roma

Ancaman dari Como dan Roma

Para pemain Como ketika merayakan gol ke gawang Genoa pada pekan ke-34 Serie A di Stadion Luigi Ferraris (c) Dok. Como 1907

Como dan Roma terus menekan dari posisi kelima dan keenam klasemen. Keduanya sama-sama mengoleksi 61 poin setelah meraih kemenangan pada pekan terakhir. Kondisi ini membuat tekanan terhadap Juventus semakin meningkat.

Meski memiliki jumlah poin yang sama, Como unggul dalam selisih gol sehingga menempati posisi lebih tinggi. Tim asuhan Cesc Fabregas menunjukkan produktivitas yang lebih tajam dibandingkan Roma. Selisih gol 31 milik Como jauh melampaui catatan 19 milik tim ibu kota.

Tantangan berat menanti Como saat harus menghadapi Napoli pada pekan berikutnya. Laga ini akan menjadi ujian penting bagi kesiapan mental mereka di level atas. Setelah itu, jadwal mereka relatif lebih ringan dengan menghadapi Parma dan Cremonese.

Roma juga menghadapi rangkaian pertandingan yang tidak kalah menantang. Mereka masih harus menjalani Derby della Capitale melawan Lazio yang sarat emosi. Selain itu, laga melawan Fiorentina, Parma, dan Verona akan menentukan posisi akhir mereka.

3 dari 3 halaman

Skenario Krusial di Empat Laga Terakhir

Skenario Krusial di Empat Laga Terakhir

Pemain AS Roma Donyell Malen (kanan) merayakan gol yang dicetaknya pada laga Serie A/Liga Italia antara Bologna vs Roma di Bologna, Sabtu, 25 April 2026 (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Faktor head-to-head dan selisih gol berpotensi menjadi penentu jika ada tim yang mengakhiri musim dengan poin sama. Juventus saat ini unggul atas Roma dalam rekor pertemuan, tetapi masih kalah jika dibandingkan dengan Como. Detail seperti ini bisa menjadi pembeda besar saat klasemen akhir ditentukan.

Kelelahan mulai terlihat setelah para pemain menjalani musim yang panjang dan intens. Tim dengan kedalaman skuad yang lebih baik kemungkinan mampu menjaga performa hingga akhir. Kesalahan kecil dalam satu pertandingan bisa berdampak besar terhadap peluang lolos.

Setiap tim kini dituntut meraih kemenangan di sisa laga sambil berharap pesaing terpeleset. Tekanan mental tentu lebih berat bagi tim yang berada di posisi mengejar, seperti Roma. Situasi ini membuat persaingan semakin menarik untuk diikuti hingga akhir musim.

Perburuan tiket Liga Champions diperkirakan akan berlangsung dramatis hingga pekan ke-38. Semua tim masih memiliki peluang yang sama untuk berhasil atau justru gagal di saat terakhir.

LATEST UPDATE